Beranda Utama Uang Suap Mensos Senilai Rp 14,5 Miliar ada di 7 Koper dan 3 Tas

Uang Suap Mensos Senilai Rp 14,5 Miliar ada di 7 Koper dan 3 Tas

0
Uang Suap Mensos Senilai Rp 14,5 Miliar ada di 7 Koper dan 3 Tas
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengamankan.
KPK merilis koper korupsi

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengamankan.

 

JAKARTA – Dua dari enam orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu, 5 Desember 2020, merupakan tersangka pemberi suap Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

Kedua tersangka penyuap Mensos tersebut yakni, Ardian IM dan Harry Sidabuke. Keduanya ditangkap bersama barang bukti berupa uang sebesar Rp14,5 miliar. Uang itu diduga akan diberikan kepada anak buah Mensos, Matheus Joko Santoso dan Adhi Wibowo.

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, tersangka Ardian IM dan Harry Sidabuke telah menyiapkan uang dugaan suap sebesar Rp14,5 miliar di sebuah apartemen daerah Jakarta dan Bandung sebelum ditangkap KPK. Uang Rp14,5 miliar tersebut disimpan di dalam tujuh koper, tiga ransel, serta amplop kecil.

“Uang sebelumnya telah disiapkan Ardian IM dan Harry Sidabuke disalah satu apartemen di Jakarta dan di Bandung, yang di simpan didalam 7 koper, 3 tas ransel dan amplop kecil yang jumlahnya sekitar Rp14,5 miliar,” kata Firli saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (06/12), dini hari.

Bertempat di Jakarta, nantinya uang dugaan suap tersebut akan diserahkan pada Sabtu, 5 Desember 2020 sekira pukul 02.00 WIB. Sebelum uang tersebut berpindah tangan, tim kemudian mengamankan sejumlah pihak.

“Selanjutnya Tim KPK langsung mengamankan Matheus Joko Santoso dan pihak-pihak lain dibeberapa tempat di Jakarta untuk selanjutnya pihak-pihak yang diamankan beserta uang dengan jumlah sekitar Rp14,5 Miliar dibawa ke KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.

Dari hasil tangkap tangan ini, kata Firli, ditemukan uang dengan pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, hingga dolar Singapura. “Masing-masing sejumlah sekitar Rp11,9 miliar, sekitar USD171,085 (setara Rp2,420 miliar) dan sekitar SGD 23.000 (setara Rp243 juta),” bebernya.