Beranda Pendidikan UPN Veteran Kenalkan Teknologi Filterisasi Air Kolam

UPN Veteran Kenalkan Teknologi Filterisasi Air Kolam

0
UPN Veteran Kenalkan Teknologi Filterisasi Air Kolam
PRAKETAKAN : Tim Pelaksana PKM UPN Veteran Jakarta sedang melaksanakan diseminasi teknologi filtrasi air kolam untuk budidaya lele, di Pokdakan Curug Mutiara Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
UPN veteran sterilisasi air
PRAKETAKAN : Tim Pelaksana PKM UPN Veteran Jakarta sedang melaksanakan diseminasi teknologi filtrasi air kolam untuk budidaya lele, di Pokdakan Curug Mutiara Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta blusukan ke Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, belum lama ini. Kampus negeri yang letaknya ada di Kota Depok ini, datang membawa program pengabdian kepada masyarakat (PKM)  pelaksanaan diseminasi teknologi filtrasi air kolam untuk budidaya lele.

Tim Pelaksana PKM UPN Veteran Jakarta, M Ikhsan Amar menjelaskan, lele (Clarias gariepinus) merupakan komoditas ikan yang hidup, di air tawar. Dan banyak dikonsumsi masyarakat. Ikan Lele mengandung nilai gizi yang tidak kalah pentingnya dengan daging hewan darat lainnya.

Bahkan, daging ikan Lele pada umumnya mengandung kolesterol yang lebih rendah dan baik untuk kecerdasan otak. Khususnya, bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Budidaya ikan lele saat ini menjadi salah satu peluang usaha yang banyak dijalankan orang. “Karena permintaan ikan lele akan terus meningkat dan tidak pernah surut,” katanya kepada Harian Radar Depok, Senin (1/12).

Menurutnya, kegiatan program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan lokasi Pokdakan Curug Mutiara Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor. Pelaksanaan diseminasi teknologi filtrasi air kolam ini, diawali dengan sosialisasi program kepada mitra, guna membahas rencana kegiatan program yang akan dilaksanakan.

“Kegiatan diawali dari orientasi lapangan, dilanjutkan dengan koordinasi dengan perangkat desa Curug tentang permohonan ijin pelaksanaan kegiatan PTDM,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung Ikhsan, dilakukan diskusi dengan mitra kegiatan yaitu kelompok pembudidaya ikan lele Curug Mutiara. Ini untuk memperoleh data secara umum, yang berkaitan dengan usaha budidaya ikan lele. Hasil diskusi yang diperoleh, adalah gambaran permasalahan mitra dalam melakukan usaha budidaya ikan lele. Diantaranya, permasalahan kualitas air kolam, selain itu permasalahan pengadaan pakan ikan yang sangat tinggi. Sehingga mempengaruhi harga jual dari hasil panen.

Berangkat dari permasalahn tersebut, lanjut dia, solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah memberikan pendampingan tentang teknologi filtrasi air kolam budidaya ikan lele, pelatihan diversifikasi produk pangan olahan ikan lele yang memiliki nilai manfaat sebagai alternatif pengembangan usaha budidaya ikan lele.