balita sawangan kurang gizi
KOORDINASI : Sekretaris Kecamatan Sawangan, Sudadih tengah membahas masalah stunting dengan Kasi Ekbang Kecamatan Sawangan, Lamudin. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
balita sawangan kurang gizi
KOORDINASI : Sekretaris Kecamatan Sawangan, Sudadih tengah membahas masalah stunting dengan Kasi Ekbang Kecamatan Sawangan, Lamudin. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur di Kota Depok, ternyata masih menyimpan sebuah ironi. Kota yang berobsesi menjadi Kota Layak Anak ini, ternyata masih menyembunyikan masalah stunting atau kurang gizi bagi balita.

Berdasarkan Data Bulan Penimbangan Balita (BPB) yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Depok pada tahun 2020, angka prevelensi stunting tertinggi diraih Kecamatan Sawangan, dengan jumlah 10,61 persen atau 1.107 balita.

“Kelurahan dengan prevelansi stunting tertinggi berada di Kelurahan Sawangan Baru sebanyak 129 balita,” kata Novarita, Rabu (6/1).

Sementara untuk kecamatan dengan angka stunting terendah, ucap Novarita, ada di Kecamatan Cimanggis yang mencatatkan angka sebesar 2,34 persen atau 316 balita.

“Data tersebut merupakan hasil laporan sejumlah Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas di wilayah Kota Depok,” tuturnya.

Menanggapi tingginya angka stunting di wilayahnya, Sekretaris Camat Sawangan, Sudadih mengatakan pihaknya sudah meminta kepada orangtua di Sawangan agar ikut memperhatikan anaknya, seperti memberikan makan makanan bergizi dan selalu rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Posayandu maupun Puskesmas.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan UPTD Puskesmas Sawangan untuk menekan angka stunting, namun dari data yang ada ternyata hasilnya tertinggi dari kecamatan lain.

Selain itu, pihaknya sudah  melakukan sosialisai melalui kader Posyandu untuk memberikan edukasi kepada warga terkait dengan pencegahan stunting.

“Kami upaya untuk menekan angka stunting agar balita di wilayah Kecamatan Sawangan ini bisa tumbuh normal, sehingga kesehatan terjaga. Tetapi, pihaknya juga meminta kepada para orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya dengan memberikan perbaikin gizi, serta perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Ekbang Kecamatan Sawangan, Lahmudin, meminta orang tua di Sawangan, secara rutin melakukan penimbangan terhadap anaknya di Posyandu, dan tidak segan jika anak kurang sehat untuk bisa diperiksa ke Puskesmas.