Beranda Utama 20.000 Warteg di Jabodetabek Terancam Tutup

20.000 Warteg di Jabodetabek Terancam Tutup

0
20.000 Warteg di Jabodetabek Terancam Tutup
ILUSTRASI
warteg cantik
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, JAKARAT – Sekitar 50 persen atau 20.000 unit warung tegal (warteg) di kawasan Jabodetabek terancam gulung tikar di tahun 2021. Pernyataan tersebut dilontarkan┬áKetua Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni.

“Sekarang ini sampai 50 persen yang bakal pulang,” kata Mukroni.

Menurut Mukroni, pada akhir tahun 2020 sudah banyak pemilik warteg yang memutuskan untuk gulung tikar.

“Selama 2020, saya menghitung sekitar 25 persen dari total warteg yang ada di Jabodetabek pulang,” lanjutnya.

Tetapi, jumlah tersebut terus bertambah di tahun ini. Karena, di tahun ini para pemilik warteg harus memperpanjang sewa bangunan.

“Ini yang berat, mereka tahun ini harus perpanjang kontrak sewa,” kata Mukroni.

Pada sisi lain, omzet warteg hingga kini belum kunjung membaik.

“Selama setahun ini pergerakan ekonomi mereka (pemilik warteg) kurang bagus. Daya beli masyarakat juga hancur karena PHK dan sebagiannya,” lanjut dia.

Menurut Mukroni, menurunnya omzet warteg paling parah dirasakan pada November 2020. Namun, kala itu, para pedagang warteg masih bertahan, sebab belum harus memperpanjang biaya sewa.

Mukroni menuturkan, pedagang warteg yang pulang kampung akan meneruskan mata pencaharian mereka sebelumnya. Beberapa akan bertani maupun mengurusi tambak yang mereka miliki di kampung halamannya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya