terbangun taman di 2020
SELESAI : Salah satu taman yang sudah rampung dikerjakan oleh DLHK Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA
terbangun taman di 2020
SELESAI : Salah satu taman yang sudah rampung dikerjakan oleh DLHK Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Depok sangat penting. Selain untuk penyegaran mata, RTH juga berfungsi sebagai kawasan resapan air. Sehingga bisa meminimalisir adanya banjir di musim hujan.

Kepala Bidang Petamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Eti Yuniarti mengatakan, DLHK telah merampungkan delapan taman di 2020.

“Pada akhir Desember kemarin, kami telah menyelesaikan delapan taman,” tuturnya kepada Radar Depok, Kamis (7/1).

Dia merinci, delapan taman yang sudah rampung dibangun antara lain, Kelurahan Bojongsari, Bedahan, Serua, Duren Mekar, Pangkalanjati, Gandul, Cipayung Jaya, dan Harjamukti.

“Dengan rampungnya delapan taman ini, total keseluruhan taman yang ada di Depok menjadi 48 taman,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, target pembangunan taman di Kota Depok adalah sesuai dengan jumlah kelurahan yang ada. Yaitu sebanyak 63 taman. Namun, hal tersebut masih dalam proses.

“Di tahun 2021 Insya Allah kami akan targetkan 10 taman,” jelasnya.

Lanjutnya, anggaran untuk setiap taman bervariasi. Mulai dari Rp600 juta sampai Rp1 miliar. Hal tersebut disesuaikan dengan luas lahan taman yang akan dibangun masing-masing.

“Bagi luas lahan, minimal adalah 500 meter persegi,” ucap Eti.

Di akhir, dia mengingatkan, taman juga bisa difungsikan sebagai objek wisata dan juga sarana edukasi. Sehingga, diharapkan masyarakat bisa merawat bersama fasilitas yang ada di taman. Terlebih lagi, tidak membuang sampah sembarangan.

“Semoga taman yang sudah dibuat, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tutupnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya