Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Utama 38 Puskesmas di Kota Depok Simpan Vaksin

38 Puskesmas di Kota Depok Simpan Vaksin

0
38 Puskesmas di Kota Depok Simpan Vaksin
ILUSTRASI
ilustrasi vaksin korona
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tak lama lagi Kota Depok akan kedatangan ramuan pencegah penularan Virus Korona (Covid-19). Hari ini, bila tak ada aral melintang Provinsi Jawa Barat (Jabar), akan menerima Vaksin Covid-19 tahap pertama 38.400 dosis vaksin. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendapatkan jatah vaksin dari pusat sebanyak 97.080 dosis.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad mengatakan, distribusi vaksin dilakukan dua tahap. Tahap pertama, akan didistribusikan 38.400 dosis vaksin. Sementara tahap kedua sebanyak 58.680 yang tanggal pengirimannya masih menunggu konfirmasi.

“Tahap pertama vaksin akan diterima Dinas Kesehatan Jawa Barat (Dinkes Jabar) pada Selasa (5/1),” terangnya, Senin (4/1).

Setelah diterima Dinkes Jabar, vaksin akan disalurkan ke Dinkes di tingkat kabupaten/kota. Kemudian didistribusikan lagi ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. “Di satgas ada divisi logistik, kami siapkan gudang penyimpanan dan membantu Dinkes persiapan distribusi ke kabupaten/kota,” bebernya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita menyebut, sejauh ini Kota Depok masih belum tahu kapan vaksin akan tiba di Depok. Pihaknya masih menunggu arahan dari pusat ataupun provinsi.

“Pagi ini memang sudah dikirim ke sejumlah provinsi. Untuk Jawa Barat belum, mungkin dikirim ke tempat yang jauh dulu,” tuturnya kepada Radar Depok, Senin (4/1).

Lanjutnya, walau belum tahu kapan vaksin akan tiba. Namun, pihaknya telah mempersiapkan tempat penyimpanan vaksin. “Kami sudah siapkan tempat untuk penyimpanan vaksin nanti di suhu 2-8 derajat celsius,” ujarnya.

Ada 38 tempat penyimpanan yang disediakan Kota Depok, untuk penyimpanan vaksin nanti. Sedangkan untuk penyimpanan vaksin, Dinkes telah mengganti seluruh lemari es yang rusak di seluruh puskesmas se-Kota Depok.

“Lemari es sudah aman semua ya. Vaksin membutuhkan suhu dua derajat celcius untuk disimpan,” jelasnya.

Menurutnya, proses pendataan masih terus dilakukan dan untuk gelombang pertama ditujukan hanya untuk tenaga medis/kesehatan. Jumlah tenaga medis/kesehatan yang mendapatkan vaksin berada pada angka 11.453 orang. Namun jumlah ini masih terus dilakukan pemutakhiran data.