ARNET/RADAR DEPOK BERANTAS NARKOBA : Forkopimda Kota Depok saat melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 44 kilogram jaringan internasional dengan cara diblender, di Kantor Polres Metro Depok, Rabu (20/1).
BERANTAS NARKOBA : Forkopimda Kota Depok saat melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 44 kilogram jaringan internasional dengan cara diblender, di Kantor Polres Metro Depok, Rabu (20/1). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Barang bukti narkotika jenis sabu seberat 44 kilogram yang berhasil diamankan, dimusnahkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Depok, di halaman Polres Metro (Polresto) Depok, Rabu (20/1). Barang haram tersebut didapatkan dari hasil pengembangan Satuan Narkoba Polres Metro Depok dibawah pimpinan AKBP Aldo Ferdian, ke Padang Sumatera Barat

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar menegaskan, ini hasil dari pengungkapan yang dilakukan Satnarkoba Polres Metro Depok, yang dengan tegas dan serius dalam memberantas peredaran narkotika.

Petugas berhasilkan mengamankan pelaku berinisial EP pada Senin lalu (18/1), Kamis (20/01) kita musnahkan semuanya,” terang Imran usai pemusnahan kepada Harian Radar Depok, Rabu (20/1).

Pemusnahan dilakukan dengan cara diblender dengan diberi cairan pembersih lantai. Disampaikan Imran, pemusnahan harus secepatnya dilakukan. Saat ini sedang melakukan pengembangan.

Dari satu pelaku yang berhasil kita amankan, kini melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Ini masuk dalam jaringan Sumatera Jawa,” ungkapnya.

Dia mengajak, seluruh pihak untuk terus bersama memerangi peredaran narkotika, baik jajaran pemerintah, pemuka agama, hingga media dengan mengedukasi lewat berita. Para pemuka agama juga dimintai untuk mengedukasi lewat ceramah. “Banyak ruang yang dapat dimanfaatkan untuk mengedukasi bahaya narkoba, bisa melalui ceramah shalat jumat dan lainnya,” tegas Imran.

Diketahui gebrakan nyata yang dilakukan Satnarkoba Polres Metro Depok, dengan mengamankanm 44 kilogram sabu mempunyai nilai sekitar Rp46-Rp48 miliar. Sabu tersebut dikemas dalam bungkus teh cina, dan dimasukan ke dalam dua koper agar mengelabuhi petugas.

Kalau dihitung-hitung ini berhasil menyelamatkan generasi muda sebanyak 235 ribu jiwa,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat menggelar konfresi pers di Polres Metro Depok, Senin (18/1).

Dibeberkannya, pengungkapan ini berawal ketika petugas kepolisian berhasil menangkap lima tersangka pada November hingga Desember lalu. Sehingga memunculkan beberapa nama dilakukan pengembangan.

Adapun saat penyelidikan dilakukan dan berhasil mengarah pada tiga nama, yaitu DN alias SS, AT, dan UA. Lalu petugas memancing mereka ke sebuah penginapan di wilayah Padang, Sumatera Barat.

Namun saat berhasil memancing para pelaku, petugas tidak mendpatkan ketiga pelaku tersebut, tapi terdapat seorang kurir berinisial EP yang kini ditahan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut. “Mereka bertiga, DN alias SS, ATR dan AU, ditetapkan sebagai DPO dan sedang dilakukan pengejaran,” kata Yusri.

Dia mengapresiasi Satnarkoba Polres Metro Depok yang berhasil membongkar peredaran narkoba jaringan internasional tersebut. (rd/arn)

Asal-usul Sita Sabu 44 Kg :

Penangkapan :

Dipimpin : Kasat Narkoba Polres Metro Depok AKBP Aldo Ferdian

Senin 18-01-2021 : Kurir EP Berhasil Ditangkap Satnarkoba Polres Metro Depok

Lokasi : di Padang Sumatra Barat

DPO : DN alias SS, ATR, AU

BB : 46 kilogram sabu (dikemas dalam teh cina yang dimasukan dalam koper)

Nilai Rupiah : Rp 44 sampai 46 Miliyar

Selamatkan : 235 ribu jiwa

Pemusnahan

BB : 44 Kilogram

Cara Pemusnahan : Diblender dan Diccampur Pembersih Lantai

Yang Memusnahkan : Forkopimda (Polres Metro Depok bersama Satnarkoba, Kodim 0508 Depok, Satpol PP Depok, Kejaksaan Negeri Depok, Pemuka Agama)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro