Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Utama 46 Kg Sabu Dikemas Dalam Teh China

46 Kg Sabu Dikemas Dalam Teh China

0
46 Kg Sabu Dikemas Dalam Teh China
UNGKAP KASUS: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus bersama Kapolrestro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar, saat menggelar jumpa pers pengungkapan kasus sabu-sabu, di Mapolrestro Depok, Senin (18/01). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK
rilis polres depok sabu narkoba
UNGKAP KASUS : Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus bersama Kapolrestro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar, saat menggelar jumpa pers pengungkapan kasus sabu-sabu, di Mapolrestro Depok, Senin (18/01). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Satuan Res Narkoba Polrestro Depok membuat gebrakan nyata di awal tahun. Mereka berhasil mengungkap jaringan besar narkoba. Tak tanggung-tanggung, 46 Kg sabu-sabu berhasil disita sebagai barang bukti. Nilainya mencapai Rp46 miliar sampai Rp48 miliar.

“Kalau mau dihitung (dari barang bukti) kira-kira berhasil menyelamatkan generasi muda kita sebanyak 235 ribu jiwa,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, saat menggelar rilis pengungkapan kasus, di Mapolrestro Depok, Senin (18/01).

Yusri menjelaskan, pengungkapan kasus ini, merupakan hasil pengembangan dari penangkapan lima tersangka, medio November hingga Desember lalu. Dari hasil interogasi tersangka, muncul sejumlah nama.

“Diketahuilah, ada rencana dari mereka menyelundupkan sabu tersebut ke wilayah Jawa, salah satunya DKI Jakarta,” tambahnya, didampingi Kapolrestro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar.

Yusri menegaskan, penyelidikan dilakukan hingga akhirnya berhasil mengarah kepada ketiga tersangka. DN alias SS, AT, dan UA. Petugas lalu memancing mereka ke sebuah penginapan di wilayah Padang, Sumatera Barat.

“Saat digerebek, ternyata tersangka tidak ada. Hanya satu orang di dalam kamar penginapan tersebut, yaitu EP berikut puluhan kilogram barang bukti,” jelasnya.

Lebih lanjut, sambung dia, barang bukti dibalut ke dalam bungkus teh China, yang dimasukan ke dalam dua koper berwarna hitam dan biru. Melihat dari kemasan, diduga sabu berasal dari luar negeri. Sementara, masih dalam pengembangan.

“Tersangka DN, AT, dan UA kami tetapkan sebagai DPO dan masih dalam tahap pengejaran. Sedangkan EP yang berhasil ditangkap berperan sebagai kurir,” paparnya.

Yusri mengapresiasi pencapaian Satuan Res Narkoba Polrestro Depok, atas terbongkarnya kasus narkoba tersebut. Sesuai arahan Kapolda Metro Jaya, harus ada penindakan tegas terhadap Narkoba.