Beranda Metropolis 46 Tahanan Baru Didominasi Kasus Narkoba di Depok

46 Tahanan Baru Didominasi Kasus Narkoba di Depok

0
46 Tahanan Baru Didominasi Kasus Narkoba di Depok
PROKES KETAT : Salah satu tahanan baru sedang melakukan sejumlah pemeriksaan protokol kesehatan sebelum menghuni Rutan Kelas 1 Depok, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
tahanan disemprot disinfektan
PROKES KETAT : Salah satu tahanan baru sedang melakukan sejumlah pemeriksaan protokol kesehatan sebelum menghuni Rutan Kelas 1 Depok, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 46 tahanan baru resmi masuk menjadi warga binaan Rutan Kelas 1 Depok. Ini berdasarkan kiriman dari Polres Metro Depok serta Polsek yang ada di Kota Depok. Mayoritas tersangkut masalah narkoba.

Kepala Rutan Kelas 1 Depok, Anton mengatakan, seluruh tahanan yang baru di kirim ke Rutan melalui protokol kesehatan ketat, mengingat masih dalam suasana pandemi. Salah satunya menjalani masa karantina selama 14 hari di ruang yang sudah di sediakan rutan.

“Selama 14 hari itu, para warga binaan dipantau tim kesehatan yang sudah di siapkan rutan. Selain itu, wajib untuk di Rapid test antigen yang tentunya harus negatif hasilnya,” ungkapnya kepada Radar Depok, Jumat (15/01).

Dirinya menuturkan, setiap warga binaan juga wajib untuk disemprot disinfektan ke seluruh tubuh guna mengantisipasi covid 19. Tak hanya itu, pemeriksaan sakit lainnya juga di lakukan guna mengetahui sakit bawaan yang di derita warga binaan baru.

“Buka Cuma warga binaan, petugas Rutan juga kami wajibkan menggunakan APD lengkap saat melakukan pemeriksaan kesehatan maupun data diri, sampai barang bawaan warga binaan,” ungkap Anton.

Lebih lanjut, sambung dia, saat ini jumlah penghuni di dalam rutan 1.436 orang, sementara kapasitas yang sediakan untuk 1.130 orang sehingga kondisi cukup penuh.

“Masih bisa disediakan kamar untuk tahanan baru dengan kapasitas 100 orang secara bertahap,” tandasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya