Selasa, Maret 9, 2021
Beranda Utama Airlangga Ajak Masyarakat Donorkan Plasma Konvalesen

Airlangga Ajak Masyarakat Donorkan Plasma Konvalesen

0
Airlangga Ajak Masyarakat Donorkan Plasma Konvalesen
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga saat melakukan donor plasma konvalesennya. FOTO : ISTIMEWA
Airlangga donor plasma
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga saat melakukan donor plasma konvalesennya. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA—Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga mengajak penyintas virus Korona (Covid-19) bersedia mendonorkan plasma konvalesennya untuk membantu pasien yang masih dalam perawatan. Hal itu menjadi upaya lain selain vaksinasi yang sudah bergulir dari pemerintah. 

Ia menyebut donor plasma menjadi bagian dari 3T, metode ini dalam “Treatment”. Melalui donor plasma konvalesen penyintas, diharapkan dapat menekan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia. Airlangga pun mengaku sudah mendonorkan plasma kovalesennya pada pencanangan Gerakan Donor Plasma, Senin (19/01).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu mengakui pernah terpapar, tetapi sudah dinyatakan sembuh. 

Ia mengaku, sebelum melakukan donor plasma ada beberapa hak yang dilakukannya. Antara lain, menerapkan pola hidup sehat, dan menjalani pemeriksaan dokter. Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menegaskan, tanpa status sehat dari dokter, calon pendonor tak bisa menyumbangkan plasma darahnya.

“Ini adalah ungkapan rasa syukur saya, karena termasuk orang-orang yang mampu bertahan dari serangan Covid-19. Dengan mendonorkan plasma konvalesen, saya berharap bisa menolong pasien Covid lainnya untuk segera sembuh,” tutur Airlangga, Selasa (19/01).

Ia juga berharap gerakan donor plasma ini diikuti penyintas Covid-19 lainnya di seluruh Indonesia. Gerakan donor plasma konvalesen menjadi upaya lain untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang sudah menerjang Indonesia hampir setahun. Selain gerakan donor plasma, pemerintah sudah menggulirkan program vaksinasi dan seruan untuk disiplin protokol kesehatan.

“Kapan lagi kita bersyukur dan menyelamatkan sesama jiwa manusia. Gerakan donor plasma darah ini sebagai bagian dari bersykur sekaligus menyelamatkan jiwa,” kata Menko Perekonomian ini.