kepala dinas sosial kota depok, usman haliyana, memberi penjelasan soal BST
Kepala Dinsos Kota Depok, Usman Haliyana
kepala dinas sosial kota depok, usman haliyana, memberi penjelasan soal BST
Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 1 se-Kota Depok beres disalurkan. Sayangnya, pemberian bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp300 ribu itu belum sepenuhnya 100 persen. Ada sekitar 22.427 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dari jumlah total 148.484 KPM yang namanya terdaftar.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Usman Haliyana mengatakan, jumlah kuota penerima BST Kota Depok sebanyak 148.484 KPM. “Sebelumnya kami telah memdaftarkan sekitar lebih dari 170.000 KPM. Dan akhirnya yang terverifikasi adalah sebanyak 148.484 KPM,” tuturnya kepada Harian Radar Depok.

BST dengan besaran Rp300 ribu, akan diberikan kepada penerima selama tiga bulan. Sumber bantuan tersebut dari APBN, pada anggaran Dirjen penanganan fakir miskin, Kemensos RI. “Nantinya, masyarakat akan diberikan BST selama tiga bulan,” ujarnya.

Usman menjelaskan, BST tahap 1 telah disalurkan sejak 11 Januari kemarin sampai 18 Januari 2021. Dan penyalurannya melalui PT Pos, sesuai arahan dari Kemensos. “Dinsos Depok tugasnya hanya memonitor dan mengevaluasi jalannya penyaluran BST. Bukan langsung yang memberikan kepada masyarakat,” sambungnya.

Berdasarkan data internal yang di dapat Dinsos Kota Depok dari PT Pos. Jumlah BST yang telah terealisasi kepada masyarakat sampai dengan 18 Januari 2021, sebanyak 126.057 KPM. Dan sisa yang tidak terealisasi 22.427 KPM. “Jadi, kalau dipersenkan jumlah terealisasi ada 85 persen. Dan yang tidak terealisasi sebesar 15 persen,” tegasnya.

Menurutnya, dari 15 persen yang tidak terealisasi masyarakat yang tidak mengambil BST. Kemungkinan dengan alasan tidak tahu informasinya ataupun juga tidak membutuhkan. Dia berharap yang tersisa 15 persen itu warga yang memang tidak membutuhkan. “Semoga warga yang memang membutuhkan, tahu akan penyaluran BST kapan saja waktunya. Sehingga mereka tidak ketinggalan informasi, dan mendapat BST,” ungkapnya.

BST yang tidak terealisasikan tersebut akn dikembalikan ke Kemensos. Karena memang jadwal penyalurannya sudah berakhir. “Kalau kami tida pegang nominal, jadi nanti yang mengembalikan adalah pihak penyalur,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pos Depok, Cecep kepada Harian Radar Depok, Selasa (19/1) menyebut, setiap petugas Kantor Pos yang berada di lapangan dalam menyerahkan BST, juga diwajibkan untuk mendokumentasikan penyerahan secara langsung. Dan dipublikasikan di media sosial resmi Kantor Pos Depok.

Ini sebagai bentuk keterbukaan kami kalau bantuan langsung diserahkan pada yang bersangkutan. Tidak diserahkan ke RW atau pihak lainnya. Kalau terjadi pemotongan yang dilakukan oknum, itu bukan tanggungjawab kami,” tegas Cecep.

Kantor Pos berkoordinasi dengan pihak RW, hanya sebatas menentukan jam dan titik pembagian. Namun, untuk menyerahkan BST langsung dilakukan petugas Kantor Pos. Bahkan, uang tunai yang diberikan tidak pecahan uang Rp50 ribu. “Kami berikan dengan pecahan uang Rp100 ribu, tidak ada pecahan Rp50 ribu,” ungkap Cecep.

Dijabarkannya, ada tiga metode dalam pembagian BST yang dilakukan Kantor Pos Depok, pertama Door to Door, kedua Komunitas Kecil dan Besar, ketiga di bayar langsung di Kantor Pos. (rd/dis)

Fakta dan Data Pencairan BST :

Tahap I :

– 11 sampai 18 Januari 2021

BST :

– Selama 3 bulan

Besaran :

– Rp300 ribu

Total BST Depok :

– 148.484 KPM

– Rp44.545.200.000

Tidak Tersalurkan :

– 22.427 KPM

– Rp6.728.100.000

Rincian :

Kecamatan Beji :

– Alokasi : 9.151

– Realisasi : 7.918

– Sisa : 1.233

Kecamatan Bojongsari :

– Alokasi : 10.492

– Realisasi : 10.469

– Sisa : 1.023

Kecamatan Cilodong :

– Alokasi : 16. 153

– Realisasi : 12.729

– Sisa : 3.424

Kecamatan Cimanggis :

– Alokasi : 14.943

– Realisasi : 10.807

– Sisa : 4.136

Kecamatan Cipayung :

– Alokasi : 10.743

– Realisasi : 8.913

– Sisa : 1.830

Kecamatan Cinere :

– Alokasi : 4.626

– Realisasi : 3.751

– Sisa : 875

Kecamatan Limo :

Alokasi : 7.977

– Realisasi : 6.139

– Sisa : 1.130

Kecamatan Pancoranmas :

– Alokasi : 21.539

– Realisasi : 16.406

– Sisa : 4.133

Kecamatan Sawangan :

– Alokasi : 12.213

– Realisasi : 10.970

– Sisa : 1.243

Kecamatan Sukmajaya :

– Alokasi : 18.621

– Realisasi : 16.092

– Sisa : 2.529

Kecamatan Tapos :

– Alokasi : 22.026

– Realisasi : 18.968

– Sisa : 2.958

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar