bawaslu depok foto bersama
KOMPAK : Jajaran komisioner dan sekretariat Bawaslu Kota Depok di ruang rapat Sekretariat Bawaslu Kota Depok, di Jalan Nusantara Raya, Nomor 1, RT03/13, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA
bawaslu depok foto bersama
KOMPAK : Jajaran komisioner dan sekretariat Bawaslu Kota Depok di ruang rapat Sekretariat Bawaslu Kota Depok, di Jalan Nusantara Raya, Nomor 1, RT03/13, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pelaksanaan Pilkada Depok 2020 berjalan dengan sukses tanpa ekses. Hal ini membuat Bawaslu Kota Depok

“Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah, jajaran penyelenggara, pemerintah, Forkopimda dan masyarakat Kota Depok, serta rekan-rekan media, karena Pilkada Depok 2020 Alhamdulillah berjalan dengan sukses,” ungkap Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini saat dihubungi Radar Depok, Kamis (7/1).

Sukses di sini, lanjut satu-satunya Anggota perempuan di Bawaslu Kota Depok, karena berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, dari awal tahapan hingga terakhir Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara tingkat Kota.

“Alhamdulillah, tidak ada gejolak, tidak ada PSU (Pemungutan Suara Ulang), tidak ada sengketa, tidak ada PHPU (Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu),” paparnya.

Atas kesuksesan Pilkada Depok 2020 ini, Luli menambahkan, juga mendapat apresiasi di forum Jawa Barat beberapa waktu lalu.

“Juga diapresiasi Ketua KPU Jawa Barat, khusus di Depok disebutkan,” imbuhnya.

Menurut Luli, presure di Pilkada Depok 2020 sangat kuat, ditambah lagi dengan penyelenggaraan di masa pandemi Covid-19. Sehingga, perlu kerja ekstra dalam tiap tahapan yang harus diawasi oleh jajaran Bawaslu.

“Meski ada sejumlah pelanggaran, bahkan sampai ada yang masuk tindak pidana. Namun, semua penanganan pelanggaran dapat berjalan dengan baik. Gakkumdu-nya juga bisa berkolaborasi dengan baik. Sebab, kami sendiri lebih mengutamakan langkah-langkah preventif,” katanya.

Karenannya, Luli mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen, baik pemerintahan, peserta Pilkada dan masyarakat yang telah menyukseskan Pilkada Depok 2020. Bahkan, tingkat partisipasi pemilih mencapai 62,8 persen, meski dilaksanakan di tengah pandemi.

“Setelah pleno penghitungan suara di tingkat kota pun tidak ada gejolak, PHPU, pasangan yang kalah pun menerima dan pemenang tidak melakukan euforia berlebihan. Ini menandakan masyarakat Depok sudah dewasa dalam berpolitik dan berdemokrasi,” ucap Luli.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Bawaslu Kota Depok hingga pengawas di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah melaksanakan pengawasan dengan optimal di tiap tahapan.