Beranda Metropolis Dandim, Kapolres, Kajari Beres Divaksin Segar dan Kuat Banget

Dandim, Kapolres, Kajari Beres Divaksin Segar dan Kuat Banget

0
Dandim, Kapolres, Kajari Beres Divaksin Segar dan Kuat Banget
Kapolresto Depok Kombes Imran Siregar
kapolrestro depok
Kapolresto Depok Kombes Imran Edwin Siregar

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – 10 hari sudah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tenaga kesehatan (Nakes) di Depok, disuntik vaksin Covid-19 (Sinovac). Lalu bagimana yang dirasakan. Umumnya, yang disuntik tidak merasakan timbulnya dampak atau efek samping buruk dari pemberian imunisasi tersebut.

Dandim 0508/Depok, Kolonel (Inf) Agus Isrok Mikroj menjelaskan, sudah disuntik 10 hari lalu, tepatnya 14 Januari. Dia merasa dampak positif bagi diri dan tubuhnya. Tidak ada sama sekali efek samping negatif yang dirasakan.“Efek ada. Badan tambah segar waktu bangun tidur, terus rasanya makin kuat,” jelasnya kepada Harian Radar Depok, Minggu (24/1).

Dia meminta kepada masyarakat Kota Depok agar tidak risau, dan ragu dengan adanya penyuntikan vaksin Korona. Ini demi Indonesia yang sehat, dengan menyukseskan Vaksinasi Indonesia. “Jangan takut dan ragu, ayo vaksin. Vaksin ini aman dan sehat, itu yang saya rasakan” bebernya.

Sementara itu, Kapolrestro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar menyebut, awalnya merasakan sedikit meriang pasca disuntik, tetapi hanya sebentar saja. “Gak ada efek lain, tapi pas besok pagi badan saya segar,” terangnya singkat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Sri Kuncoro melalui Kepala Sub Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Depok, Alfa Dera menyampaikan, kondisi Kajari hingga saat ini tidak ada efek pasca penyuntikan vaksin, dan tetap melaksanakan kegiatan kedinasan. “Alhamdulillah sampai hari ini bapak Kajari tidak ada keluhan setelah divaksin, masih melaksanakan kegiatan seperti biasanya,” ucap Alfa.

Di tempat yang berbeda, Kepala Puskesmas Pondok Sukmajaya, Ihyani Nurdiena mengatakan, 22 Nakes yang telah diberikan vaksin beberapa waktu lalu tidak merasakan adanya dampak apapun. Bahkan, menurutnya tidak ada rasa sakit saat penyuntikan berlangsung. “So far gak ada dampak atau efek ya, agak pegal-pegal dikit aja sih, setelah ditunggu 30 menit aman semua,” katanya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Cilodong, Dharmaningsih menuturkan, semua nakes yang disuntik di tempatnya tersebut tidak merasakan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). hanya gejala yang paling ringan seperti pegal pada bekas suntikan.

“Total Nakes yang divaksin disini ada 46 orang, ada juga nakes dari luar puskesmas kurang lebih 5 orang. Sejauh ini sih belum ada laporan terkait dampak dari vaksin. Paling kalau saya pribadi hanya merasa pegal saja,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok menyebut bakal menyuntikkan 11.140 vaksin Covid-19 pada pemberian tahap awal sepanjang Januari hingga April 2021.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, dari jumlah total vaksin tersebut, dominasi akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang intensif melakukan penanganan pasien Covid-19. “11.130 tenaga kesehatan, sisanya 10 digunakan untuk launching pada Kamis, 14 Januari 2021 mendatang,” kata Idris, belum lama ini.

Idris berharap, usai dilaunching, masyarakat tidak ada yang menolak untuk diberikan vaksin Anti Covid-19, menurutnya vaksin yang siap didistribusikan telah mendapat sertifikat halal dan layak dari MUI dan BPOM. “Saya yakinkan, pemerintah sudah melakukan ikhtiar yang luar biasa, Jadi kita positif thinking, jangan dengan praduga-praduga, was-was, atau awas lu awas lu, kita trust kepada pemerintah dalam hal ini,” tandas Idris.(rd/daf)

 

Junalis : Daffa Syaifulloh

Editor : Fahmi Akbar