Selasa, Maret 9, 2021
Beranda Utama Depok Masih Zona Merah, Berikut Lima Kecamatan Tertinggi Korona

Depok Masih Zona Merah, Berikut Lima Kecamatan Tertinggi Korona

0
Depok Masih Zona Merah, Berikut Lima Kecamatan Tertinggi Korona

siaga satu virus korona kota depok

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kota Depok hingga Minggu kemarin masih masuk Zona Merah atau risiko tinggi covid-19 alias korona. Masyarakat diingatkan agar terus waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana menyebutkan, pada 17 Januari 2021 terjadi penambahan kasus di Kota Depok sebanyak 367, meninggal enam orang, sedangkan kesembuhan meningkat 429 orang. Kemudian kasus aktif yang dirawat dan isolasi mandiri ada sebanyak 4.101 kasus.

“Hari ini, statusnya belum keluar dari pusat. Masih kami lakukan rekonsiliasi,” tutur Dadang kepada Radar Depok, Senin (18/01).

Meski begitu lanjut Dadang, dibandingkan dengan pusat, Kota Depok tingkat kesembuhannya masih di bawah pusat. Kesembuhan pusat sudah 81,45 persen, sedangkan Kota Depok 78 persen.

Menurut Dadang, jika dilihat dari kasus per kecamatan, terdapat lima kecamatan tertinggi kasus Covid-19 di Kota Depok. Di antaranya, kecamatan tertinggi Covid-19 berada di Kecamatan Tapos sebanyak 596 kasus. Dan kasus terendah ada di Kecamatan Cipayung 172 kasus.

“Untuk yang melakukan isolasi mandiri, Kecamatan Tapos terbanyak yaitu 507 orang. Kecamatan Cipayung terendah melakukan isolasi mandiri, 149 orang,” jelasnya.

Dadang mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati dalam klaster keluarga, perkantoran, dan juga pertemanan.

“Sampai saat ini, klaster keluarga sudah lebih dari 85 persen. Untuk keluhan vaksin sampai saat ini tidak ada keluhan,” tandasnya.

Sementara itu, vaksinasi di Kota Depok telah dilakukan sejak beberapa hari lalu untuk tahap pertama. Yang diberikan khusus kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) dan beberapa pejabat.

630 Nakes dan Pejabat Sudah Divaksin

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan, berdasarkan data hingga 16 Januari 2021, jumlah yang terdaftar pada aplikasi pusat untuk melakukan vaksinasi adalah 813 orang.

“Data tersebut berdasarkan dari 60 faskes yang ada di Depok,” tutur Novarita kepada Radar Depok, Senin (18/01).