satpol pp laporkan ke polisi
LAPOR : Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, saat membuat laporan di Mapolrestro Depok, Sabtu (2/1). FOTO : ISTIMEWA
satpol pp laporkan ke polisi
LAPOR : Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, saat membuat laporan di Mapolrestro Depok, Sabtu (2/1). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratna Nurdianny dibuat jengkel. Ia dituduh menerima suap dari bandar minuman keras oleh seorang netizen.

Tak tinggal diam. Sabtu (2/1), dirinya pun membuat laporan kepolisian di Polres Metro Depok.

Dalam postingan tersebut, seorang pemilik akun menulis, Kabarnya Linda Kasatpol PP dapat setoran dari bandar miras samping Pemkot Depok, karena hingga hari ini enggak mampu tutup kios miras tersebut. Postingan ini diunggah melalui media sosial Facebook.

“Hari ini saya datang ke polres untuk membuat laporan polisi terkait dengan adanya postingan satu akun yang menyatakan bahwa saya menerima setoran dari bandar miras,” ungkapnya.

Laporan dituangkan ke dalam surat STPOL/03/K/I/2021/Restro Depok atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial terkait Undang-undang ITE Pasal 27 (3) No. 19 Tahun 2016.

“Saya laporkan tepat tanggal 2 Januari kemarin. Jujur, saya merasa risih karena ketidakbenaran. Ini sama saja membuat pandangan kinerja aparat hukum maupun pemerintahan,” tegas Lienda.

Lienda menjelaskan, namanya merasa tercemar setelah ada postingan tersebut.

“Kami bekerja, pernyataan itu tidak mendasar dan jelas pembohongan publik,” jelasnya.

Hal itu dibuktikannya dari pemusnahan dilakukan Satpol PP bersama TNI Polri serta jajaran lainnya, dengan memusnahkan 3.155 botol di lingkungan balaikota Kota Depok.

“Dampak dari postingan itu khawatir menggiring opini publik yang membenarkan statement tersebut. Maka itu perlu saya tindak lanjuti sesuai proses peraturan perundang-undangan,” tandasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya