rapat kerja NU depok
RAPAT : KH Mukhlis Effendi (kiri) dalam acara rapat kerja dan evaluasi LD PBNU, di Graha Dinar Syariah, Puncak, Kabupaten Bogor. FOTO : LD PBNU FOR RADAR DEPOK
rapat kerja NU depok
RAPAT : KH Mukhlis Effendi (kiri) dalam acara rapat kerja dan evaluasi LD PBNU, di Graha Dinar Syariah, Puncak, Kabupaten Bogor. FOTO : LD PBNU FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK — Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) beres menuntaskan agenda rapat kerja dan evaluasi, di Graha Dinar Syariah, Puncak, Kabupaten Bogor. Selama dua hari (16-17/1), LD PBNU berhasil menelurkan delapan program.

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi LD PBNU, KH Mukhlis Effendi mengungkapkan, dalam rapat yang berjalan dua hari, dia turut  memaparkan sejumlah program bidangnya. Ada delapan program dalam rapat kerja dan evaluasi tersebut dihasilkan.

Menurutnya yang pertama, program utama adalah mendampingi dan mengawal dalam bidang hukum dan HAM. Kemudian, silaturahmi ke beberapa instansi pemerintah, demi terjadinya sinergi antara lembaga dakwah dan instansi kepemerintahan, seperti kepolisian dan kementerian-kementerian lainnya.

“Yang ketiga silaturahmi ke seluruh cabang LD PBNU, agar segera dibentuk divisi hukum di seluruh wilayah dan cabang,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (18/01).

Selanjutnya, kata Mukhlis, penyuluhan hukum untuk seluruh anggota LD PBNU, PWNU, PCNU dan lain-lain. Ini agar menciptakan dakwah yang rahmatan lil alamin, dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negera kita tercinta.

“Kelima kaderisasi advokat LD PBNU, PWNU, PCNU, seperti contoh yang sudah kami realisasikan dengan membantu saudara kita Gus Usep untuk menjadi advokat. Kami harap makin banyak lagi melahirkan advokat-advokat atau pengacara yang membela NU,” bebernya.

Keenam, sambung pria yang juga advokat ini, konsultasi hukum gratis di lantai 6 setiap hari Rabu, guna membantu seluruh anggota LD PBNU dalam menyelesaikan permasalahan hukum dan menambah wawasan hukum.

“Kami akan mengkoordinir kepengurusan divisi hukum LD PBNU, PWNU, PCNU,” katanya.

Terakhir rumusannya memasarkan produk hukum demi membantu seluruh kegiatan jangka pendek dan jangka panjang, dan dapat membantu LD PBNU.

“Delapan program ini diharapkan dapat berjalan di 2021 dan menjadikan LD PBNU semakin kuat dan berkembang lagi,” tandasnya. (rd/hmi)

 

 

Jurnalis : Fahmi Akbar

Editor : Pebri Mulya