pengamanan pelantikan joe biden
Suasana pengamanan di kawasan Washington DC menjelang pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden.
pengamanan pelantikan joe biden
Suasana pengamanan di kawasan Washington DC menjelang pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden.

 

RADARDEPOK.COM, AMERIKA – Menjelang pelantikan presiden terpilih, Joe Biden, FBI memeriksa 25.000 tentara Garda Nasional yang telah dan akan datang ke Washington DC untuk pengamanan. Hal yang dilakukan biro investigasi tersebut berkaitan dengan adaanya kekhawatiran pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) akan kudeta atau serangan orang dalam militer dikala pengamanan pelantikan.

Upaya besar-besaran FBI itu mencerminkan kekhawatiran keamanan luar biasa yang mencengkeram Washington setelah pemberontakan mematikan yang terjadi pada 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS oleh para perusuh pro-Presiden Donald Trump. Ini juga untuk mencegah adanya ancaman dari beberapa orang yang ditugaskan melindungi ibu kota selama beberapa hari kedepan, baik ancaman ke presiden ataupun pejabat dan tamu VIP lainnya yang hadir.

Sekretaris Angkatan Darat Ryan McCarthy mengatakan kepada The Associated Press, para pejabat menyadari potensi ancaman, dan dia memperingatkan para komandan untuk mewaspadai masalah apa pun dalam barisan mereka saat waktu pelantikan semakin dekat. Namun, sejauh ini, dia dan para pemimpin lainnya mengatakan mereka tidak melihat bukti adanya ancaman, dan para pejabat mengatakan pemeriksaan tidak menandai masalah apa pun yang mereka sadari.

“Kami terus melalui proses, dan mengambil pandangan kedua, ketiga pada setiap individu yang ditugaskan untuk operasi ini,” kata McCarthy dalam sebuah wawancara setelah dia dan para pemimpin militer lainnya menjalani latihan keamanan selama tiga jam yang melelahkan untuk persiapan pelantikan Biden hari Rabu (20/01). Dia mengatakan anggota Garda Nasional juga mendapatkan pelatihan tentang cara mengidentifikasi potensi ancaman orang dalam.

Sekitar 25.000 tentara Garda Nasional berdatangan ke Washington dari seluruh negeri bagian. Jumlah tersebut dua setengah kali lipat dari pelantikan presiden sebelumnya.

Militer secara rutin meninjau anggota layanannya untuk kemungkinan koneksi dengan ekstremis. Sedangkan screening FBI merupakan tambahan dari pemantauan sebelumnya.

Beberapa pejabat mengatakan prosesnya dimulai ketika pasukan Garda Nasional pertama mulai dikerahkan ke Washington D.C, lebih dari seminggu yang lalu. Mereka mengatakan itu dijadwalkan selesai pada hari Rabu. Beberapa pejabat membahas perencanaan militer dengan syarat anonim.