UI gelar konseling cemara
KONSELING: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) menggelar rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat berupa konseling Cemara (Counseling Minum Obat Antiretroviral), yang ditujukan kepada perawat yang merawat pasien HIV/AIDS. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK
UI gelar konseling cemara
KONSELING : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) menggelar rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat berupa konseling Cemara (Counseling Minum Obat Antiretroviral), yang ditujukan kepada perawat yang merawat pasien HIV/AIDS. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat, berupa konseling Cemara (Counseling Minum Obat Antiretroviral), yang ditujukan kepada perawat yang merawat pasien HIV/AIDS.

Kegiatan ini merupakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat Universitas Indonesia, dengan skema Praktik PPM di lapangan, yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa spesialias Imunologi, Fakultas Ilmu Keperawatan UI. Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit yang menyerang imunitas. Pengobatan HIV berlangsung seumur hidup dan dibutuhkan komitmen yang kuat dari berbagai pihak termasuk kepatuhan minum obat bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Rendahnya tingkat kepatuhan ODHA dalam meminum obat ART akan mengurangi efek optimal dari ART, yaitu meminimalkan replikasi virus HIV di dalam tubuh ODHA.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih perawat dalam memberikan konseling kepada ODHA, dengan tujuan akhir, meningkatkan kepatuhan minum obat ART bagi pasien HIV yang mendapatkan terapi antiretroviral (ART),” ungkap Sri Yona.

Kegiatan ini sangat penting agar perawat memiliki kemampuan yang baik dalam memberikan konseling kepada pasien demi memotivasi pasien untuk patuh minum obat secara teratur.

“Kegiatan ini dilaksanakan di 2 RS, dengan melibatkan dua orang perawat. Yaitu di Palembang dan empat orang perawat di Kupang, dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan selama pandemi covid-19,” tutur Sri Yona.

Kegiatan ini diawali dengan sesi awal, yaitu sesi pemberian materi dasar tentang konsep dasar tentang HIV, terapi ART dan konsep kepatuhan minum obat. Sesi kedua meiputi pemberian materi konsep dasar konseling ART, serta booster materi HIV/AIDS yang telah disampaikan di sesi awal, serta diskusi hambatan minum obat ART dan solusinya.

Sesi ketiga, berupa evaluasi diri perawat setelah h menerapkan materi konseling ke pasien HIV, serta tingkat kepatuhan pasien minum obat setelah diberikan konseling oleh perawat.

Kegiatan ini telah dilaksanakan selama dua minggu di bulan Juni-Juli 2020. Keenam perawat yang telah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat program Konseling Cemara, telah mengimplementasikan program Cemara pada pasien yang mengkonsumsi ARV sebanyak 24 orang. Diakhir sesi, tingkat kepatuhan pasien meningkat, dan motivasi untk minum obat terakhir meningkat. Dari hasi evaluasi akhir perawat yang ikut pelatihan, mereka menjadi lebih percaya diri.