Selasa, Maret 9, 2021
Beranda Ekbis dan Hiburan Film Pulung Gantung Babad Giring Digarap

Film Pulung Gantung Babad Giring Digarap

0
Film Pulung Gantung Babad Giring Digarap
SHOOTING : Suasana saat shooting film “Pulung Gantung (Babad Giring)”. FOTO : ISTIMEWA
film pulung depok
SHOOTING : Suasana saat shooting film “Pulung Gantung (Babad Giring)”. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Maesa Sinema Produksi bekerjasama dengan Trah Hamengkubuwono II akan segera memproduksi Film yang berjudul “Pulung Gantung (Babad Giring)” pada tahun ini dengan format untuk Televisi.

Film bergenre horor ini diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap tahunnya, angka kematian dengan cara gantung diri masih terus tinggi di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Masyarakat setempat meyakini, jika peristiwa bunuh diri yang terus terjadi di daerah mereka karena adanya Pulung Gantung yang berbentuk bola api berekor.

Jika Pulung Gantung berhenti di sebuah rumah, maka dipercaya akan ada salah satu anggota keluarga di rumah tersebut yang meninggal dunia dengan cara gantung diri. Melalui film ini akan terungkap sejarah tentang Pulung Gantung yang belum pernah terungkap.

Pulung Gantung ternyata memiliki kaitan dengan perjanjian Ki Ageng Giring dan iparnya Ki Ageng Pamanahan dan disaksikan oleh Nyi Ageng Giring.

Kala itu, Ki Ageng Pemanahan meminum air kelapa milik Nyi Ageng Giring yang berisi Wahyu Keprabon, sesuatu yang mestinya dimiliki oleh Nyi Ageng Giring dan keturunannya untuk menjadi Raja di Jawa.

Namun, akhirnya wahyu keprabon berpindah tangan ke keturunan Ki Ageng Pamanahan. Peristiwa itu membuat marah Nyi Ageng Giring. Ia lalu melakukan tapas dan menjalankan Kapalika Tantra yang meminta kepala manusia sebagai persembahannya.

Nyi Ageng Giring dalam kemarahannya akan mengambil kepala (umumnya laki-laki), menjelma menjadi Betari Durga dengan sepuluh tangan.

Fajar Bagoes Putranto selaku Eksekutif Produser mengatakan bahwa film Pulung Gantung ini perlu diwujudkan, karena momentumnya adalah sekarang! Keberanian sejarah perlu dibuka.