Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Utama Goa Syekh Ashabul, Tempat Wisata yang Penuh Mistis

Goa Syekh Ashabul, Tempat Wisata yang Penuh Mistis

0
Goa Syekh Ashabul, Tempat Wisata yang Penuh Mistis
Goa Syekh Ashabul Kafi. FOTO : FADIL/RADAR CIANJUR
Goa syekh ashabul kafi
Goa Syekh Ashabul Kafi. FOTO : FADIL/RADAR CIANJUR

 

RADARDEPOK.COM – Goa Syekh Ashabul. Objek wisata alam yang punya potensi besar ini berada di Desa Pagermaneuh, Kecamatan Tanggeung .

Dari pusat kota Cianjur, rute menuju Goa Syekh Ashabul Kahfi bisa menggunakan jalan raya Cianjur-Sindangbarang jarak yang harus ditempuh sekitar 76,3 km sampai ke pusat pemerintahan Kecamatan Tanggeung, untuk mencapai lokasi goa kembali harus melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat selama tiga jam, jalan yang dilalui akan semakin rusak dan berbatu, selama perjalanan akan disuguhi pemandangan indah di pinggir jalan.

Namun, kendaraan tidak bisa sampai kelokasi, untuk sampai ke goa harus berjalan menyusuri hutan sejauh 5 kilometer.

Setelah menempuh perjalanan panjang, rasa lelah akan terobati saat melihat keindahan alam sangat mempesona di mulut goa.

Nama Goa Syekh Ashabul Kahfi belum terkenal seperti goa-goa yang lainya di Indonesia, hanya orang tertentu yang butuh ketenangan saja yang biasanya datang ke tempat ini untuk merenungi keagungan alam.

Cerita mistis tentang goa ini memang tidak asing didengar warga sekitar. Menurut cerita, goa dengan kedalaman lebih dari 5 Kilometer ini merupakan tempat tempat peristirahatan Syekh Ashabul Kahfi sesepuh di Desa Pagermaneuh, yang makamya terletak di atas goa

Menurut Kades Pagermaneh, Dodi Alkahfi, Syekh Ashabul Kahfi adalah seorang ulama yang ikut serta mejadi pejuang melawan Belanda.

“Jadi pada jaman dulu Syekh Ashabul Kahfi, ikut berjuang melawan penjajahan belanda sambil syi’ar agama Islam,” ujar Dodi.

Dodi mengatakan, cerita mistis di goa ini sempat dialami oleh salah seorang petani di Desa Pagermaneuh pada tahun 1995, dimana pada saat itu setelah memetik jagung seorang ibu-ibu masuk kedalam goa, namun tak kunjung keluar, setelah dilakukan pencarian lebih dari satu bulan, ibu-ibu itu tidak ditemukan, pihak keluarga menganggap bahwa ia telah meninggal dunia.

“Setelah tiga bulan, ibu-ibu itu ditemukan di daerah Ciburang, jagung yang dibawanya masih dalam keadaan segar, ia merasa berada di dalam goa hanya satu hari,” ujar Dodi.

Dodi mengatakan, Goa Syekh Ashabul Kahfi ini belum bisa dikatakan sebagai tempat wisata mainstream, meski memiliki pesona yang memikat, keberadaannya belum terlalu diketahui oleh banyak orang.

“Kami berencana bahwa goa ini akan dijadikan tempat wisata realigi,” ujar Dodi. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya