Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Satelit Depok Gundukan Sampah Kepung Kali Licin : Kerap Dianggap Tempat Pembuangan Sementara

Gundukan Sampah Kepung Kali Licin : Kerap Dianggap Tempat Pembuangan Sementara

0
Gundukan Sampah Kepung Kali Licin : Kerap Dianggap Tempat Pembuangan Sementara
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK MENGGUNUNG : Penampakan tumpukan sampah di bantaran Kali Licin, Kelurahan Pancoranmas.
sekitaran kali licin pancoranmas dipenuhi sampah yang mengganggu
MENGGUNUNG : Penampakan tumpukan sampah di bantaran Kali Licin, Kelurahan Pancoranmas. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

Permasalahan sampah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang belum bisa diselesaikan di Depok. Meski sudah pernah meraih predikat sebagai peraih Adipura, atau kota bersih, nyatanya jeroan Kota Depok masih sangat jorok dan banyak sampah.

Laporan : Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM – Tumpukan sampah berserakan di bantaran Kali Licin, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas.

Sampah-sampah itu dibiarkan menggunung di tepi kali. Meski bau dari sampah busuk sudah menyeruak, sampah-sampah itu belum juga diangkut ke Tempat Penampungan Sampah Akhir (TPA) di Cipayung, yang sebenarnya tak berjarak jauh dari lokasi sampah ini.

Baunya kadang seharian bang, terutama jika habis hujan,” kata Suparmin Handoko, warga RW14 Pancoranmas, yang tinggal di sekitar Kali licin.

Dia mengatakan, petugas kebersihan memang rutin mengangkuti sampah yang ada di sana. Tapi, pengguna jalan yang melintas kerap membuang sampahnya ke lokai itu.

Sampah sih sering diangkut petugas, tapi kesadaran masyarakat memang belum ada soal sampah, karena sering sekali tumpukan ini terjadi. Bahkan ada pengendara motor yang bukan warga sini main lempar plastik berisi sampah di tempat ini”, lanjut Parmin.

Lain halnya yang dikatakan Jaka, pedagang cilok yang biasa mangkal di Kali Licin. Menurut Jaka, lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah baik dari warga sekitar maupun pengendara yang melintas.

Sepertinya memang tempat ini dijadikan tempat pembuangan sementara (TPS) oleh warga sini bang, karena saya sering lihat diangkut sama petugas dinas kebersihan, tapi selang beberapa hari sudah menumpuk lagi,” bebernya. (*)

Editor : Junior Williandro