Beranda Metropolis Harga Daging Sapi di Depok Masih Tinggi

Harga Daging Sapi di Depok Masih Tinggi

0
Harga Daging Sapi di Depok Masih Tinggi
KEMBALI BERJUALAN: Salah satu penjual daging sapi di Pasar Musi Kecamatan Sukmajaya kembali berjualan, setelah beberapa hari kemarin sempat mogok jualan. FOTO: ARNET/RADAR DEPOK  
Pedagang Daging Depok
KEMBALI BERJUALAN: Salah satu penjual daging sapi di Pasar Musi Kecamatan Sukmajaya kembali berjualan, setelah beberapa hari kemarin sempat mogok jualan. FOTO: ARNET/RADAR DEPOK

 

RADAR DEPOK.COM, DEPOK – Setelah tiga hari kemarin para penjual daging sapi mogok jualan. Kini, para penjual daging sapi kembali berjualan seperti biasa.

Salah satu pedagang daging di Pasar Kemiri Muka, Nur Hasan mengatakan, dia baru mulai jualan pada Minggu (24/1), walaupun sebenarnya para penjual lain telah buka kios sejak Sabtu.

“Iya, soalnya harga daging masih mahal. Jadi saya masih mikir pas mau jualan. Akhirnya saya baru mulai jualan lagi hari ini,” tutur Nur Hasan kepada Radar Depok, Minggu (24/1).

Dia mengaku, saat ini menjual daging sapi dengan harga Rp120 ribu-Rp130 ribu per kilonya. Tergantung dari jenis daging sapinya. Untuk daging sapi murni dijual dengan harga Rp120 ribu per kilo. Kemudian daging sapi lokal paha seharga Rp125 ribu.

“Yang paling mahal daging sapi lokal Has Luar atau Sirloin dan Has dalam atau Tenderloin seharga Rp130 ribu per kilonya,” ujar Nur Hasan.

Sementara, daging sanding lamur dan tetelan dijual oleh Nur dengan harga Rp75 ribu. Ia menilai, dengan dilakukannya mogok jualan kemarin dan harga daging yang naik, penjualannya menjadi berkurang. Pasalnya, masyarakat masih banyak yang belum mau membeli daging kalau harganya masih mahal.

“Paling kalau sekarang yang beli cuma pedagang sayur aja. Kalau masyarakat biasa gitu, jarang. Entah karena gak mau beli karena masih mahal atau belum tahu kalau kami sudah kembali jualan,” lanjutnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Zamrowi Hasan mengaku, pada minggu keempat Januari 2021 harga bahan pokok masih bisa dibilang stabil.

“Masih stabil, karena untuk bahan pokok tidak ada yang mengalami penurunan dan peningkatan secara drastis,” tuturnya.

Berdasarkan data Disdagin Kota Depok, harga bahan pokok yang mengalami kenaikan hanya jenis cabai-cabaian. Seperti cabai merah keriting dari harga Rp28 ribu naik menjadi Rp40 ribu. Kemudian cabai rawit hijau dari Rp65 ribu menjadi Rp75 ribu. Lalu cabai rawit merah dari Rp60 ribu menjadi Rp70 ribu.

“Kenaikan harga cabai itu berdasarkan data dari Pasar Kemiri Muka,” sambungnya.

Namun, berdasarkan data harga di Pasar Agung, jenis cabai tidak mengalami kenaikan. Seperti cabai merah keriting dengan harga Rp45 ribu per kilo, cabai rawit hijau Rp60 ribu per kilo.

“Yang turun cabai rawit merah, dari Rp90 ribu menjadi Rp85 ribu. Selebihnya normal tidak ada yang naik dan turun,” jelasnya.

Zamrowi melanjutkan, untuk harga daging sapi sendiri masih cukup tinggi. dengan rata-rata harga per kilonya Rp130 ribu.

“Harga daging masih cukup tinggi. Tapi Alhamdulillah pedagang daging sejak kemarin sudah kembali jualan,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR