Beranda Politika Imam : Jangan Khawatir Sinovac Aman

Imam : Jangan Khawatir Sinovac Aman

0
Imam : Jangan Khawatir Sinovac Aman
Wakil Walikota Terpilih pada Pilkada Depok 2020, Imam Budi Hartono
imam budi logo PKS
Ketum DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Umum (Ketum) DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Imam Budi Hartono meminta untuk tidak khawatir dan takut terhadap keamanan Vaksin Sinovac. Bahkan, untuk meyakinkan masyarakat,  Wakil Walikota Terpilih pada Pilkada Depok 2020 ini siap untuk divaksin.

Imam mengungkapkan, Presiden Joko Widodo telah disuntik Vaksin Sinovac bersama sejumlah pejabat negara yang kemudian diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), spara tenaga kesehatan dan sejumlah infulencer juga sudah disuntik tahap 1.

“Itu sudah dilaksanakan sejak 13 Januari kemarin,” kata Imam kepada Radar Depok, Jumat (15/01).

Pendamping Mohammad Idris pada Pilkada Depok 2020 ini melanjutkan, Vaksin Sinovac sudah lolos uji tahap 3. Kemudian, izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Corona Sinovac yaitu CoronaVac resmi dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, serta MUI (Majelis Ulama Indonesia ) sudah mengeluarkan sertifikat halal.

“Apalagi yang diragukan terhadap vaksin Covid-19 ini. Insha Allah benar-benar bisa menyehatkan dan menurunkan penularan Covid-19,” tuturnya.

Sehingga, kata suami dari Etty Maryati Salim ini, masyarakat tidak usah khawatir dan takut untuk disuntik vaksin. Bahkan, sebaliknya harus mendukung program vaksinasi tersebut dan siap untuk divaksin.

“Mumpung gratis loh, kalau nanti harus bayar repot kita, tahap 1 sudah dilaksanakan untuk para tenaga kesehatan, semoga tahap 2 bisa untuk warga secara bertahap,” katanya

Namun, Imam tetap menekankan ke seluruh elemen masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Kita harus disiplin terhadap Prokes untuk menghindari tertular atau menularkan, Dan pemerintah terus berupaya untuk menanggulangi pandemi Covid-19,” katanya.

Sebab, Imam menambahkan, pandemi ini sudah banyak menelan korban jiwa, baik dari tenaga medis, pejabat, tokoh dan masyarakat biasa.