Beranda Politika Imam : Selamat Jalan Ulama Karismatik Penyejuk Umat

Imam : Selamat Jalan Ulama Karismatik Penyejuk Umat

0
Imam : Selamat Jalan Ulama Karismatik Penyejuk Umat
Wakil Walikota Terpilih pada Pilkada Depok 2020, Imam Budi Hartono
imam budi logo PKS
Wakil Walikota Terpilih pada Pilkada Depok 2020, Imam Budi Hartono

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Berpulangnya ulama  Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau akrab disapa Syekh Ali Jaber, Kamis (14/01) membawa duka mendalam bagi masyarakat Indonesia, tidak terkecuali Wakil Walikota Terpilih dari Pilkada Depok 2020, Imam Budi Hartono. Bagi Imam, Syekh Ali Jaber merupakan sosok ulama karismatik yang dalam tiap dakwahnya membawa kesejukan dan mencerahkan umat.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang guru kita Syekh Ali Jaber, ulama karismatik yang dalam tiap dakwahnya menyejukan dan  mencerahkan umat,” kata Imam Budi Hartono kepada Radar Depok.

Menurut Imam, sosok ulama kelahiran Madinah itu telah banyak menorehkan jasa besar bagi dunia dakwah Tanah Air, mulai dari Lombok, menjadi juri program Hafidz di salah satu stasiun swasta dan berdakwah keliling nusantara untuk menguatkan iman umat.

“Beliau berdakwah dengan cara yang menyejukan, penyampaiannya rinci dan dilengkapi dengan ayat-ayat Alquran dan hadis,” paparnya.

Yang membuat Ketua Umum DPD PKS Kota Depok ini terkesan dari sosok Syekh Ali Jaber adalah kecintaannya terhadap Indonesia. Sehingga, menjadi warga negara Indonesia (WNI).

“Beliau lahir di Madinah, Arab Saudi, tapi begitu cinta dengan Indoensia, sampai menjadi WNI dan berdakwah ke seluruh negeri,” katanya.

Syekh Ali Jaber, sambung Imam, menjadi suri teladan yang baik bagi seluruh generasi, khususnya bagi anak-anak muda Indonesia untuk cinta terhadap negara dan tekun serta gigih mendalami ilmu agama sejak kecil.

“Khususnya bagi kaum milenial, diusia 10 tahun, Syekh Ali Jaber sudah hafal 30 juz Alquran dan saat usia beliau 13 tahun sudah menjadi imam di salah satu masjid di Madinah,” sambung Imam.

Bahkan, suami dari Etty Maryati Salim ini menambahkan, ketika Syekh Ali Jaber dianiaya, ia tidak menunjukan sikap amarah dan dendam terhadap orang yang menganiaya.

“Beliau malah memaafkan dengan tulus ikhlas. Ini yang harus kita ikuti. Tentu, saya dan seluruh masyarakat sangat kehilangan sosok Syeikh Ali Jaber. Mari mendoakan beliau agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Insha Allah husnul khatimah, aamiin,” pungkas Imam. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya