Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Utama Indonesia Dianggap Penyebab Klaster Baru di Beijing, China

Indonesia Dianggap Penyebab Klaster Baru di Beijing, China

0
Indonesia Dianggap Penyebab Klaster Baru di Beijing, China

ilustrasi virus korona biru

 

RADARDEPOK.COM – Indonesia dianggap sebagai sumber klaster baru penyebaran virus Korona (Covid-19) di Beijing, China. 

Mengutip dari Global Times, Kamis (31/12), Wakil Direktur Pusat Kota untuk Pencegahan Penyakit dan Kontrol, Pang Xinghuo mengatakan, berdasarkan penyelidikan epidemiologi menyeluruh terhadap 16 kasus virus Korona yang melonjak secara tiba-tiba hingga menjadi klaster di Shunyi.

Sejak tanggal 23 Desember 2020, distrik Shunyi melaporkan 16 pasien positif virus Korona. 14 di antaranya adalah kasus lokal yang dikonfirmasi, satu kasus tanpa gejala dan satu lainnya merupakan kasus impor.

Dengan menganalisis urutan genetik virus, hasil menunjukkan virus itu termasuk dalam genotipe-L dari cabang Eropa, yang memiliki kemiripan tinggi dengan strain virus yang ditemukan di Asia Tenggara pada bulan November 2020.

Itu artinya, wabah baru di Beijing ini merupakan virus impor dari luar negeri. Disebutkan bahwa virus itu ditularkan dari pasien Indonesia yang duduk di sebelah pria yang masuk ke Provinsi Fujian China pada akhir November 2020.

Pria 28 tahun itu kemudian melakukan perjalanan ke distrik Shunyi di Beijing dan menyebabkan klaster baru, sebut Pang.

Pasien asal Indonesia sudah terkonfirmasi positif virus Korona dalam penerbangan dari negara asalnya ke Fujian.

Ia pergi ke Beijing pada 10 Desember 2020 setelah karantina 14 hari di Fujian dan dinyatakan negatif dalam tes asam nukleat.

Dia kemudian dinyatakan positif dalam tes antibodi serum tapi negatif dalam tes asam nukleat lainnya pada 26 Desember 2020.

Sampel dari tempat tinggal dan kantornya dinyatakan positif virus Korona dan pria itu dibawa ke Rumah Sakit Ditan Beijing. Tes asam nukleatnya menjadi positif pada 28 Desember 2020 dan dia diidentifikasi sebagai silent carrier.

Kasus impor ini menginfeksi teman sekamarnya dan kemudian menyebabkan infeksi pada pegawai supermarket dan sekelompok pengemudi dan teman-teman serta pekerja yang memanggil mobil online di kawasan industri Jinma melalui aktivitas kelompok. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya