uang tunai BLT
ILUSTRASI
uang tunai BLT
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM – Bantuan Langsung Tunai (BLT) ibu hamil dan balita menjadi salah satu program pemerintah berupa bantuan sosial (bansos) reguler, yang diteruskan di masa pandemi Covid-19. BLT ibu hamil dan balita adalah bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Program PKH selama pandemi Covid-19 mengalami peningkatan anggaran hingga 25 persen. Karena, BLT ibu hamil dan balita mencapai Rp 6 juta per tahun dengan rincian masing-masing sebesar Rp 3 juta. Kenaikan juga dialami kelompok penerima PKH lainnya.

Anggaran PKH ditingkatkan untuk membantu Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang aktivitasnya makin terbatas selama pandemi.

Total PKH yang diterima pada 2021:

  • Ibu hamil sebesar Rp 3 juta per tahun
  • Balita atau anak usia dini sebesar Rp 3 juta per tahun
  • Siswa SD sebesar Rp 900 ribu per tahun
  • Siswa SMP sebesar Rp 1,5 juta per tahun
  • Siswa SMA sebesar Rp 2 juta per tahun
  • Kelompok disabilitas sebesar Rp 2,4 juta per tahun
  • Lansia sebesar Rp 2,4 juta per tahun.

Informasi total PKH 2021 telah menyertakan BLT ibu hamil dan balita. Pemerintah selanjutnya mentransfer langsung PKH pada rekening penerima melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Bank akan membantu penerima yang sulit datang langsung ke bank.

Bantuan PKH, termasuk BLT ibu hamil dan balita, akan diterima sekali dalam tiga bulan. Penyaluran dilakukan dalam empat tahap yaitu Januari, April, Juli dan Oktober 2021. Bantuan sebaiknya digunakan untuk membeli barang yang bermanfaat atau memenuhi gizi.

Program BLT ibu hamil dan balita dalam PKH bisa diperoleh jika terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Aturan ini berlaku juga untuk KPM lain yang berhak atas bantuan PKH.