Beranda Utama Jadi Kapolri, Ini Besaran Gaji dan Tunjangan Listyo Sigit

Jadi Kapolri, Ini Besaran Gaji dan Tunjangan Listyo Sigit

0
Jadi Kapolri, Ini Besaran Gaji dan Tunjangan Listyo Sigit
Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo
Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo
Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo

 

RADARDEPOK.COM – Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik dan menjabat sebagai Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Idham Azis yang akan pensiun Februari 2021

Sebagai seorang Kapolri, Listyo kini pun ada penyesuaian gaji dan tunjangan kinerja yang pasti meningkat.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas atas Peraturan Pemerintah nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, gaji pokok yang diterima seorang Jenderal polisi adalah Rp 5,9 juta per bulan.

Jadi, berdasarkan gaji pokok itu bertambah Rp 200 ribu. Karena sebelumnya, di pangkat Komjen gaji pokoknya sebesar Rp 5,7 juta.

Kemudian, sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara Listyo akan mendapat tunjangan kinerja sebesar 150 persen dari tunjangan kinerja kelas jabatan 17 di lingkungan Polri.

Aturan itu termaktub secara jelas dalam Pasal 6 ayat (1) Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 103 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Adapun, aturan tersebut telah diberikan terhitung sejak Januari 2017.

“Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mengepalai dan memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia diberikan tunjangan kinerja sebesar 150% dari tunjangan kinerja kelas jabatan 17 di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia,” tulis beleid itu.

Masih merujuk pada beleid tersebut, kelas jabatan dalam institusi Polri terbagi hingga 18 tingkat.

Mereka pun mendapat tunjangan yang beragam untuk setiap kelas jabatannya. Mulai dari Rp1,9 juta hingga Rp34,9 juta pada tingkatan teratasnya, yakni Wakapolri.

Sementara, untuk kelas jabatan 17 dalam Polri akan mendapat tunjangan sebesar Rp29.085.000 (dua puluh sembilan juta delapan lima ratus rupiah).

Oleh sebab itu, 150 persen dari kelas jabatan 17 tersebut, maka tunjangan yang diterima Kapolri mencapai Rp 43.627.500.

Anggota Polri pun mendapat sejumlah fasilitas lain jika merujuk pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 42 Tahun 2010 tentang Hak-hak Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Misalnya, dalam Pasal 5 dijabarkan bahwa anggota Polri mendapat pelayanan kesehatan, bantuan hukum dan perlindungan keamanan, cuti, Kapor Polri, tanda kehormatan, perumahan dinas/asrama/mess, transportasi atau angkutan dinas, MPP, Pensiun, pemakaman dinas dan uang duka, serta pembinaan rohani, mental dan tradisi.

Anggota Polri dan keluarganya pun berhak mendapat pelayanan kesehatan.

Selain tunjangan bagi Kapolri tersebut, berikut adalah rincian tunjangan kinerja pegawai kepolisian sesuai kelas jabatannya masing-masing:

Wakapolri: Rp 34.902.000

Kelas jabatan 17: Rp 29.085.000

Kelas jabatan 16: Rp 20.695.000

Kelas jabatan 15: Rp 14.721.000

Kelas jabatan 14: Rp 11.670.000

Kelas jabatan 13: Rp 8.562.000

Kelas jabatan 12: Rp 7.271.000

Kelas jabatan 11: Rp 5.183.000

Kelas jabatan 10: Rp 4.551.000

Kelas jabatan 9: Rp 3.781.000

Kelas jabatan 8: Rp 3.319.000

Kelas jabatan 7: Rp 2.928.000

Kelas jabatan 6: Rp 2.702.000

Kelas jabatan 5: Rp 2.493.000

Kelas jabatan 4: Rp 2.350.000

Kelas jabatan 3: Rp 2.216.000

Kelas jabatan 2: Rp 2.089.000

Kelas jabatan 1: Rp 1.968.000

 

Editor : Pebri Mulya