koki kapal pesiar 1
CERIA : Kenzi Tofano saat berada di kapal pesiar milik negara Yunani sebagai koki di kapal tersebut. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
koki kapal pesiar 1
CERIA : Kenzi Tofano saat berada di kapal pesiar milik negara Yunani sebagai koki di kapal tersebut. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

Usia muda tidak disiakan, pemuda yang berdomiisili di Pondok Sukmajaya, Kelurahan Sukamajaya, Kecamatan Sukmajaya, usai menyelesaikan SMA, dirinya mengambil pendidikan memasak di Hotel Bumi Wiyata Depok, dari sana jalannya menuju kapal pesiar milik salah satu Negagar besar dihinggapi.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Anak ketiga dari lima bersaudara ini menapaki karirnya setelah lepas sekolah dari Hotel Bumi Wiyata. Jejak keluarga dari almarhum sang ayah membuat langkahnya memilih jalan sebagai juru masak.

“Iya saat itu saya lagi mood buat ambil jurusan masak. Kalau hobi tidak juga, ” ungkap pria kelahiran tahun 1991 tersebut.

Dirinya melakukan berbagai tes untuk dapat sampai di kapal pesiar, awalnya tidak langsung menuju kapal milik Yunani. Namun ada kapal lintas negara yang sempat dijajalnya, salah satunya kapal milik negara tetangga Singapura.

“Memang keluarga almarhum ayah ada yang kerja di kapal, tapi bukan koki,” katanya.

Pemuda berdarah Kalimantan ini, menyukai makan sehingga masak menjadi kesukaannya. Mulainya pun, saat dirinya lulus SMA. Terlebih saat awal menjajaki koki di salah satu kapal antar asia tenggara.

“Di kapal banyak belajar, karena langsung praktek dengan berbagai macam karakter. Itu semakin seru buat dicoba,” ucap pria yang belum miliki keluarga ini.

Ia juga menyampaikan jalan sesuatu dengan suka dan senang, sehingga membawa manfaat yang baik juga untuk orang sekitar. Dengan begitu hal tersebut juga akan memberikan efek yang baik juga untuk kehidupan diri sendiri. (*)

 

Editor : Pebri Mulya