kepala puskesmas tapos jadi ketua
GIAT : Kepala UPTD Puskesmas Tapos, Trisna Setiawan, saat mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) I secara virtual. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
kepala puskesmas tapos jadi ketua
GIAT : Kepala UPTD Puskesmas Tapos, Trisna Setiawan, saat mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) I secara virtual. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Kepala Puskesmas UPTD Tapos, Trisna Setiawan terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Puskesmas Indonesia (Apkesmi) dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) I secara virtual.

Dalam Munas yang dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan, Budi G. Sadikin, dan dihadiri oleh Ketua Adinkes,  Dewan Penasehat Apkesmi, para ketua asosiasi, ketua organisasi profesi, para kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota, kepala puskesmas se-Indonesia dan pemerhati atau penggiat puskesmas. Munas kali ini diikuti oleh sekitar 1.400 peserta.

“Melalui Munas I Apkesmi secara sah saya terpilih sebagai ketua umum. Tentu, PR terbesar adalah memantapkan peran Puskesmas dalam penaggulangan Covid-19 serta masih banyak yang harus dikoordinasikan terkait kebijakan tentang puskesmas,” ucapnya kepada Radar Depok.

Dia menjelaskan, program kerja yang akan dikembangkan, meliputi bidang organisasi dan hukum, bidang pengembangan program kesehatan, bidang anggaran dan pembiayaan kesehatan, bidang pengembangan sumberdaya kesehatan, bidang penelitian dan inovasi, bidang sosial kemasyarakatan dan kerjasama antar lembaga.

“Namun dalam jangka pendek ini, Apkesmi yang didalamnya ada sekitar 10.116 Puskesmas, akan menyesuaikan dengan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yaitu menjadi garda utama dalam pelaksanaan vaksinasi covid dan gerda terdepan dalam mengatasi pandemik ini,” terangnya.

Tentu Trisna berharap, seluruh puskesmas yang ada di Indonesia bisa bangkit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedapankan mutu pelayanan kesehatan yang prima.

“Puskesmas harus bisa menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan,  sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya