imam budi serahkan laporan keuangan
SERAH TERIMA : Wakil Walikota Terpilih, Imam Budi Hartono (kiri) menyerahkan hasil laporan keuangan Pilkada Depok Paslon Nomor Urut 2 ke Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna (tengah) di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok, Jalan Raya Kartini, Nomor 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
imam budi serahkan laporan keuangan
SERAH TERIMA : Wakil Walikota Terpilih, Imam Budi Hartono (kiri) menyerahkan hasil laporan keuangan Pilkada Depok Paslon Nomor Urut 2 ke Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna (tengah) di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok, Jalan Raya Kartini, Nomor 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Membuktikan bahwa vaksin Sinovac aman, dan wujud dukungan dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah, Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna menyatakan kesiapannya untuk divaksin.

“Insha Allah saya siap divaksin,” kata Nana Shobarna saat dijumpai Radar Depok di ruang kerjanya, di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok, Jalan Raya Kartini, Nomor 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Selasa (12/01).

Hal tersebut, ditegaskan komisioner KPU Kota Depok yang ramah dan tidak pelit informasi terhadap media ini, karena masih ada keraguan atau kekhawatiran dari masyarakat Indonesia jika disuntik vaksin Covid-19.

“Saya menyatakan kesiapan divaksin, karena sudah menggali informasi dari berbagai sumber, bahwa vaksin itu sudah lolos uji tahap 3,” tegasnya.

Selain itu, sambung Nana, izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Corona Sinovac yaitu CoronaVac resmi dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

“BPOM juga sudah menjelaskan efek sampingnya tidak berbahaya. Dan, yang paling utama adalah MUI (Majelis Ulama Indonesia ) sudah mengeluarkan sertifikat halal,” sambungnya.

Namun, Nana tetap menekankan ke seluruh elemen masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Kita harus disiplin terhadap Prokes untuk menghindari tertular atau menularkan, Dan pemerintah terus berupaya untuk menanggulangi pandemi Covid-19,” kata Nana.

Nana pun mencontohkan, tiap tahapan Pilkada Depok 2020 pun selalu ketat terhadap Prokes Covid-19. Sehingga, hingga saat ini, tidak ada klaster Pilkada selama penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020.

“Alhamdulillah, di tengah pandemi Covid-19, kami dari jajaran KPU dan seluruh elemen di Kota Depok telah sukses menghelat Pilkada, tidak hanya tingkat partisipasi yang meningkat di angka 62,80 persen dan tidak ada sengketa,  tapi tidak ada klaster Pilkada. Itu yang patut kita syukuri bersama,” bebernya.

Ia pun berharap agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir. Sehingga, seluruh sendi kehidupan dapat berjalan seperti sedia kala, baik roda ekonomi berjalan dan pembangunan dilanjutkan.

“Tentu kita ingin hal tersebut terwujud. Jadi, sukseskan program vaksinasi, terus menjaga 3M dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT, agar menghilangkan pandemi ini,” tutup Nana. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya