Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Metropolis Komisi C Evaluasi Kinerja Tahun 2020, Rencana 2021 dan 2022

Komisi C Evaluasi Kinerja Tahun 2020, Rencana 2021 dan 2022

0
Komisi C Evaluasi Kinerja Tahun 2020, Rencana 2021 dan 2022
RAPAT ONLINE: Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Sri Utami mengikuti rapat yang digelar secara online bersama OPD leading sector, dihadiri juga oleh Bappeda, Dinas PUPR, Dinas LHK, Dinas Perhubungan, Damkar, dan ULP. FOTO: IST FOR RADAR DEPOK
Rapat Komisi C DPRD Kota Depok
RAPAT ONLINE: Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Sri Utami mengikuti rapat yang digelar secara online bersama OPD leading sector, dihadiri juga oleh Bappeda, Dinas PUPR, Dinas LHK, Dinas Perhubungan, Damkar, dan ULP. FOTO: IST FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Komisi C DPRD Kota Depok menggelar rapat yang digelar secara offline dan online, bersama OPD leading sector, dihadiri juga oleh Bappeda, Dinas PUPR, Dinas LHK, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta ULP.

Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Sri Utami menyebutkan, agenda rapat tersebut melakukan evaluasi atas capaian kinerja tahun 2020, serta rencana kerja tahun 2021 dan 2022. Untuk evaluasi kinerja 2020, dinas-dinas melaporkan adanya refocusing anggaran dari setiap OPD yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Hal ini untuk memenuhi arahan Kemenkeu RI dalam PMK 35/PMK/07/2020. Rencana pembangunan infrastruktur banyak yang ditunda untuk pengentasan pandemic Covid-19,” ungkap Sri kepada Radar Depok, Rabu (27/1).

Di antaranya pembelian mobil tangga untuk Damkar, pemasangan baru PJU baru, dan lain-lain. Sementara untuk tahun 2022, semua OPD optimis kondisi akan membaik, sehingga perencanaan harus disiapkan secara lebih matang. Saat ini proses perencanaan sedang berlangsung di tingkat kelurahan. Februari di tingkat kecamatan, dan Musrenbang OPD pada Maret.

“Saya memberikan masukan, perlunya para OPD mulai menyesuaikan rencana kerja dengan visi misi walikota terpilih, yaitu Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono. Yaitu Depok yang maju, berbudaya, dan sejahtera,” ucap Sri.

Sri juga berharap, para OPD harus mampu berinovasi apa yang disebut dengan kota yang maju. Pada rapat tersebut sudah mengemuka rencana penataan Margonda dengan pedestrian yang nyaman, sebagaimana disampaikan Dinas PUPR. Selain itu juga berencana pembangunan sistem transportasi yang terintegrasi dengan sistem transportasi Jabodetabek yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana.

“Selain itu adanya kesadaran untuk mengatasi banjir dengan membuat sumur-sumur resapan. Ini  harus disambut baik, namun saya ingatkan agar pembangunan sumur resapan tersebut harus dikaji dengan baik, agar yang masuk ke dalam tanah adalah air hujan murni. Sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan berupa pencemaran air tanah,” pungkas Sri. (rd/gun)