Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Metropolis LA 32 Riders Libas Sunmori 40 KM

LA 32 Riders Libas Sunmori 40 KM

0
LA 32 Riders Libas Sunmori 40 KM
PUTRI/RADAR DEPOK KOMPAK : LA 32 Riders mengadakan kegiatan sosial sekaligus riding sunmori ke Pondok Tahfiz Abu Dzar, yang berlokasi di Cipamingkis, Sukamamur, Bogor.
komunitas roda dua alumni IISIP Jakarta, LA 32 Riders
KOMPAK : LA 32 Riders mengadakan kegiatan sosial sekaligus riding sunmori ke Pondok Tahfiz Abu Dzar, yang berlokasi di Cipamingkis, Sukamamur, Bogor. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK Berbagi kegiatan sosial nyatanya bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Seperti, komunitas roda dua alumni IISIP Jakarta, LA 32 Riders. Belum lama, para dedengkot IISIP Jakarta ini mengadakan kegiatan sosial sekaligus riding di pagi hari atau yang biasa disebut sunday morning (Sunmori).

Founder LA 32 Riders, Yusuf Arief mengatakan, kegiatan yang berlangsung dari pagi sampai sore hari ini, diikuti 15 sepeda motor yang berbeda, dari berbagai model dan merek. Rute perjalanan yang ditempuh dimulai dari Situ Cibinong kemudian Citeureup, Cipamingkis, Taman Bunga Nusantara, Puncak, Cisarua, dan Bogor.

Kami mulai perjalanan tepat pukul 09:00 WIB. Dengan tujuan ke Pondok Tahfiz Abu Dzar, yang berlokasi di Cipamingkis, Sukamamur, Bogor,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Selasa (26/1).

Walaupun dalam perjalanan sejauh 40 km sempat diguyur hujan dan kabut menyelimuti jalanan. Hal tersebut tidaklah menjadi kendala yang berarti. Bahkan sebaliknya, para peserta sunmori semakin bersemangat. Dan sampai di tujuan dengan waktu tempuh selama 1,5 jam saja.

Jalur kami didominasi beragam tanjakan dan turunan khas pegunungan, sambil diselimuti kabut. Para peserta semakin semangat untuk memainkan handle gas dan rem secara bergantian,” ungkanya.

Rombongan peserta sunmori tiba di Pondok Abu Dzar pada pukul 11:30 WIB. Kedatangannya pun langsung disambut hangat oleh pemilik pondok. Yaitu Yunita dan Ustad Firstiawan. Acara dimulai dengan bincang-bincang bersama dan dilanjutkan cerita tentang perjalanan pendirian pondok pada 2020 lalu.

Dari cerita yang diberikan oleh ustad, ada yang tak kalah menarik dengan cerita pendirian pondok. Yaitu, ternyata istri dari Ustad Firstiawan ternyata juga alumni IISIP Jakarta angkatan 1995,” lanjutnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seremoni penyerahan 33 Al-Quran saku dan 55 sak semen kepada pihak pengelola pondok, oleh Founder LA 32 Riders. Dan anggota lain ada yang menyumbangkan beras hingga penanaman bibit tanaman.

Sementara itu, Road Captain LA 32 Riders, Deni Razak mengatakan, sunmori sengaja dikemas dalam bentuk kegiatan sosial. Agar bisa memberikan manfaat bagi orang lain sesuai dengan misi LA 32 Riders. “Semua yang kami serahkan adalah hasil donasi dari para member kami,” ujarnya.

Pendiri pondok Abu Dzar, Ustad Firstiawan mengatakan, pondok ini didirikan karena permintaan masyarakat yang menginginkan pondok, sebagai wadah untuk belajar Al-Qur’an. Dia sangat mengapresiasi kegiatan LA 32 Riders, sekaigus mengucapkan terima kasih karena sudah memberikan apa yang menjadi kebutuhan para santri di pondok.

“Sejujurnya, Al-Quran saku ini merupakan sesuatu yang sangat mahal bagi santri. Kami sangat senang dan sangat berbahagia atas pemberian dari teman-teman LA 32 Riders. Semoga semua pemberian ini bisa mendapatkan balasan yang berlipat ganda,” tutupnya.

Setelah kegiatan di Pondok Abu Dzar selesai, rombongan LA 32 Riders melanjutkan perjalanan pulang dengan melintasi jalur utama Puncak 2 menuju Bogor dengan jarak sejauh 70 km.

Perlu diketahui, LA 32 RIDERS baru terbentuk pada 22 Agustus 2020. Dan telah menjadi ajang guyup pengguna sepeda motor para alumni IISIP Jakarta. Komunitas ini lahir dari bermacam perbedaan latar belakang yang menjunjungi tinggi nilai persaudaraan. (rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Agung HR