artefak rasul 3
BERSEJARAH : Pengunjung tengah melihat-lihat artefak peninggalan Nabi SAW dan Sahabat. Salah Satunya Terompah Rasulullah SAW di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Jumat (1/1). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK
artefak rasul 3
BERSEJARAH : Pengunjung tengah melihat-lihat artefak peninggalan Nabi SAW dan Sahabat. Salah Satunya Terompah Rasulullah SAW di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Jumat (1/1). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

 

Sejak 20 Desember lalu benda-benda bersejarah jadi perhatian publik Kota Depok. Yang paling menarik dipajang juga alas kaki Nabi Muhammad SAW, dibalut kain putih berambel.

Laporan: Daffa Andarifka Syaifullah

RADARDEPOK.COM – Alas kaki Nabi ke-25 diletakkan di sebuah kotak akrilik. Perawatannya cukup rumit. Menurut panitia, Air Conditioner (AC) harus menyala 24 jam agar tak terjadi kerusakan pada artefak tersebut.

Tak lupa, kotak bening itu dibersihkan setiap harinya dengan kain lap. Para pemuda dari PT i-5 yang menjaga di tempat itu ada tiga orang.

Alas kaki atau kerap disebut terompah, ditempatkan diantara tongkat Al-Saaja Rasulullah SAW dan rambutnya. Nampak tinggi memang dibanding koleksi lainnya. Karena tak hanya kain rombel putih saja, alas hijau nan tebal turut menopang sandal itu.

Terompah ini merupakan hadiah dari Raja Syiria pada zaman itu. Dan terbuat dari kulit unta. Terompah  menggunakan dua qibal (pelana) yang depan batas depan sandalnya merupakan tali diikat, kemudian diletakkan antara dua jari kaki.

Akibat dimakan oleh usia, atribut bernilai sejarah berwarna hitam tersebut tampak mengelupas terkikis zaman. Bahkan, menurut Dado Wahyudin, ditelapak sendal ini masih tersisa butiran pasir. “Pernah waktu itu saya usap, lalu menyentuh telapak sendalnya. masih ada butiran pasir,” jelasnya.

Menurut Habib Muhammad, Nabi Muhammad kadang memakai sandal kadang tidak memakai sandal atau nyeker. Jika bertemu dengan tetangga, sering tidak memakai sandal, karena sebagai bentuk tawadlu atau merendahkan diri kepada Allah SWT. Dan menurut beberapa ulama menyatakan bahwasanya nyeker itu bisa melancarkan peredaran darah. Karena bisa merefleksikan kaki dan berjalan dengan tanpa sandal bisa menyehatkan.

Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu mengatakan, sandal Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memiliki dua tali ikatan (HR. Bukhari no. 5857).