Syiar Klub Motor Mengaji
BERMANFAAT: Personel Club Motor Mengaji saat melakukan touring bersama di tahun 2015. FOTO: IST FOR RADAR DEPOK
Syiar Klub Motor Mengaji
BERMANFAAT: Personel Club Motor Mengaji saat melakukan touring bersama di tahun 2015. FOTO: IST FOR RADAR DEPOK

 

Dari Hijrah hingga Hobi Mengaji

RADARDEPOK.COM, Pengalaman kenakalan Zaid Muzayyan di masa remaja dan menjadi berandal di tahun 2013-2014, membuat seorang temannya memberikan reminder untuk kembali ke jalan yang benar. Hingga akhirnya jalan hijrah dan menghafal Alquran dipilihnya.

Laporan : Daffa Andarifka Syaifulla

 

Zaid, sapaanya, memang punya hobi layaknya anak muda pada umumnya, yakni touring menggunakan sepeda motor. Tetapi, hobinya ini ia ingin lakukan dengan berlandaskan akhirat. Ia mempunyai impian belajar bersama dan bergandengan untuk masuk surga ilahi rabbi.

Dari situ, ia terpikirkan bagaimana hobinya bisa bermanfaat bagi orang banyak, dan merubah mindset anak motor yang biasa hanya sebatas kegiatan negatif semata.

Dimulai dengan keisengannya membuat broadcast chat (bc) di akun pribadi media sosialnya, mensounding rencana untuk membuat Club Motor Mengaji. Tak disangka, dari keisengan tersebut, banyak anak muda yang tertarik mendaftar sampai 150 orang dari seluruh penjuru Indonesia, 30 orang di antaranya berasal dari Jabodetabek.

“Yang biasanya anak motor hanya buang-buang waktu seperti jalan, ngudud, mabok, maksiat, nginep, dan pulang saja. Nah saya mau mengubah kegiatan itu semua di Club Motor Mengaji. Alhamdulillah respon anak-anak muda sangat luar biasa. Dan di Depok ada 18 orang yang daftar, tetapi yang aktif hanya delapan orang saja,” jelas Zaid.

Di tahun 2016, dari 8 orang Depok itu, Zaid berencana untuk memulai kegiatan touring pertama dengan Club Motor Mengaji menuju Gunung Munara, Bogor. Media sosial grup menjadi andalan sebagai alat komunikasi dan koordinasi.

Sejumlah persiapan dilakukan Zaid, seperti pengecekan kondisi motor seperti Karburator, Radiator, Busi, Lampu, dan lainnya. Agar meminimalisir masalah yang tak diinginkan. Jadwal keberangkatan telah ditentukan, sebelum berangkat, mereka berkumpul di kediaman Zaid yang terletak di Jalan RTM Gang Poncol, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

“Jadi malamnya kami kumpul dulu di rumah saya untuk mengaji terlebih dahulu. Persiapan sebelum tadabbur alam,” bebernya.

Saat berangkat menuju satu gunung di kawasan bogor tersebut, jika dirasa lelah, mereka berhenti di suatu tempat untuk sekedar istirahat, shalat berjamaah, dan juga Ngaos atau Ngaji On The Street.

Mereka punya target bagi anggota yang bergabung di Club Motor Mengaji. Setiap touring yang dilakukan, para anggota diajak untuk menghafal ayat-ayat suci Alquran.

“Hal ini juga menjadi salah satu bentuk untuk mendekatkan diri kepada Allah swt dan apa yang telah Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW yaitu Alquran,” tuturnya.

Dari rutinitas positif tersebut, mencetak beberapa anggota yang akhirnya menjadi Hafidz Quran 30 juz. (bersambung)

 

Editor: M. Agung HR