maling hape tni
ARNET/RADARDEPOK DIAMANKAN : Petugas Polsek Sukmajaya saat membawa pelaku ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan setelah menjadi bulan-bulanan warga.
maling hape tni
DIAMANKAN : Petugas Polsek Sukmajaya saat membawa pelaku ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan setelah menjadi bulan-bulanan warga. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pelaku pencurian telepon genggam milik anggota TNI jadi bulan-bulanan warga, di Lapangan Irekap Jalan Kampung Sawah, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong. Beruntung pelaku D langsung diamankan pihak kepolisian, Rabu (20/1).

Kapolsek Sukmajaya, Kompol Ibrahim Joao Sadjab menjelaskan, kejadian berawal ketika salah seorang anggota TNI atas nama Agus Salam (35), sedang bermain sepak bola di Lapangan Irekap. Kemudian pelaku datang dengan berpura-pura menonton, lalu pelaku yang berinisial D mendekat ke tas yang berada di pinggir lapangan dan membuka tas yang berisi telepon genggam merk Oppo A, langsung diambil.

Pelaku diketahui warga Cilodong, beruntung segera diamankan meski sudah mendapat pukulan dari warga yang melihat kejadian,” terang Ibrahim kepada Radar Depok, Rabu (20/1).

Namun sayang, ketika pelaku berhasil mengambil telepon tersebut, di saat itu juga warga memergoki tindakan pelaku. Tak butuh waktu lama, pelaku langsung dihakimi, beruntung ada petugas sedang patroli dan segera mengamankan pelaku.

Untungnya ada petugas kita, langsung diselamatkan, sebelum warga membabi buta karena tindakan pelaku. Pelaku langsung di bawa pospol terdekat,” terangnya.

Setelah berhasil diamankan petugas, Ibrahim menjelaskan, pelaku segera di bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan, karena luka yang ada di sekujur tubuh, salah satunya pada bagian mata.

Ketika didalami petugas, ternyata telepon genggam yang diambil pelaku milik anggota TNI Angkatan Darat yang berdomisili di Pontianak, Kalimantan Barat.

Saat ini, korban sudah dilakukan BAP terkait percobaan pencurian telepon genggam. Barang bukti telah diamankan petugas untuk proses lebih lanjut.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 53 jo Pasal 363 KUHP tentang Percobaan Pencurian, dengan ancaman pidana lima tahun penjara,” tandas Ibrahim. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar