Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Utama Palestina Semakin Tergerus dengan Pembangunan Israel

Palestina Semakin Tergerus dengan Pembangunan Israel

0
Palestina Semakin Tergerus dengan Pembangunan Israel
Kawasan Tepi Barat, Palestina yang rencananya akan dibangun pemukiman baru oleh Israel.
kawasan tepi barat yang akan dibangun
Kawasan Tepi Barat, Palestina yang rencananya akan dibangun pemukiman baru oleh Israel.

 

RADARDEPOK.COM – Israel semakin keras untuk mengekspansi wilayah tersebut khususnya Tepi Barat, Palestina.

Bahkan, Pemerintah negeri Yahudi pada Minggu (17/01) menyatakan akan mempercepat pembangunan 780 rumah pemukim baru di Tepi Barat yang diduduki. Hal ini disampaikan pengawas pemukiman Peace Now.

Padahal ini dapat menempatkan pemerintah Yahudi itu di  jalur yang bertentangan dengan pemerintahan AS baru. Meski sempat didukung penuh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, tetapi berbeda denganreadyviewed Presiden terpilih Joe Biden, telah mengindikasikan akan memulihkan kebijakan Washington yang menentang perluasan pemukiman.

“Tidak hanya aktivitas pemukiman, ini akan mengikis kemungkinan untuk penyelesaian konflik dengan Palestina dalam jangka panjang, tetapi dalam jangka pendek itu tidak perlu menempatkan Israel pada jalur yang bertabrakan dengan pemerintahan Biden yang akan datang,” kata kelompok masyarakat sipil Israel yang menentang pendudukan Palestina itu dikutip dari AFP, Selasa (19/01).

Seorang juru bicara Uni Eropa (UE) pun juga mengatakan langkah itu bertentangan dengan hukum internasional.

“Ini semakin merusak prospek solusi dua negara yang laik,” tegas UE.

Pernyataan UE menyerukan Israel untuk mencabut keputusan ini. Pemimpin Israel diminta kembali membangun kepercayaan antara pihak-pihak untuk dimulainya kembali perundingan Israel-Palestina yang berarti.

Sementara itu, dikutip Reuters, sekitar 800 rumah akan dibangun di permukiman Beit El, Tal Menashe, Rehelim, Shavei Shomron, Barkan, Karnei Shomron dan Givat Zeev. Dalam pernyataan pemerintah, ketujuh wilayah itu disebutkan secara alkitabiah dengan nama Yudea dan Samaria. Namun tidak tertera memberikan tanggal mulai konstruksi.

“Perdana menteri memerintahkan kemajuan pembangunan ratusan rumah di Yudea dan Samaria,” kata pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Netanyahu.

Di sisi lain warga Palestina telah mengutuk aktivitas pemukiman Israel di tanah yang direbut dalam perang Timur Tengah 1967. Mereka merasa hal ini merupakan hambatan bagi pembentukan negara yang ingin mereka ciptakan di Tepi Barat dan Jalur Gaza. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya