Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Politika Penetapan Wali dan Wawali Terpilih Tertunda

Penetapan Wali dan Wawali Terpilih Tertunda

0
Penetapan Wali dan Wawali Terpilih Tertunda
Mohammad Idris- Imam Budi Hartono
idris imam pakai jas
Mohammad Idris- Imam Budi Hartono

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih pada Pilkada Depok 2020 yang sedianya dijadwalkan KPU Kota Depok Rabu (20/01),  ternyata masih menunggu surat dari KPU RI dan menerima Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Rencananya, sesuai dengan jadwal yang kami telah rancang, Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020, Rabu (20/01),” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna didampingi Komisioner KPU Kota Depok, Jayadin, Selasa (19/01).

Namun, sambung Komisioner KPU Depok yang ramah dan tidak pelit informasi kepada media ini melanjutkan, tahapan yang sedianya akan digelar di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, masih belum bisa dipastikan hinggaSelasa (19/01) malam.

Sebab, lanjut Nana, pihaknya masih menunggu surat dari KPU RI yang juga menunggu BRPK dari MK.

“Jadi, kami sih berharap masih bisa melakukan (Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020). Hanya, karena belum dikeluarkannya surat dari KPU RI, pimpinan kami di KPU RI pun belum menerima surat dari MK, terkait BRPK,” paparnya.

Sehingga, Nana menjelaskan, pihaknya mengganti agenda esok hari menjadi rapat koordinasi persiapan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020.

“Undangannya tetap yang sudah kami undang. Jadi, kami meralat surat yang sudah kami edarkan dengan menjadi judul kegiatannya,” jelas Nana.

Sampai dengan surat dari KPU RI turun, Nana menambahkan, pihaknya baru bisa menggelar  Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020.

“Bisa besok, jika surat KPU RI turun sebelum jadwal sewa ruangan kami dengan Hotel Bumi Wiyata, yakni pukul 17.00 WIB, berarti kami bisa melanjutkan dengan agenda penetapan. Kiranya, besok belum keluar juga, bisa lusa. Kami saat ini hanya menunggu saja, memang ini diluar prediksi kami dan tidak biasanya terjadi seperti ini. Sukur-sukur surat tersebut terbit malam ini atau subuh terbit, berarti pleno bisa tetap jalan,” imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut, Nana mewakili seluruh jajaran KPU Kota Depok pun memohon maaf dan meminta bersabar kepada seluruh pendukung pasangan terpilih dan masyarakat Kota Depok.

“Pada prinsipnya memang tidak mengganggu dari tahapan-tahapan yang telah terlaksana, tahapan penetapan pun masih punya cukup waktu. Insha Allah dalam waktu dekat surat KPU RI bisa segera,” ucap Nana. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya