Beranda Metropolis Penumpang Bus Turun Drastis di Terminal Jatijajar

Penumpang Bus Turun Drastis di Terminal Jatijajar

0
Penumpang Bus Turun Drastis di Terminal Jatijajar
AKTIFITAS: Suasana di Terminal Jatijajar Jalan Raya Bogor yang terus aktif melayani penumpang baik dari dan dalam Kota dengan menjalankan Protokol Kesehatan. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
sepinya terminal jatijajar
AKTIFITAS : Suasana di Terminal Jatijajar Jalan Raya Bogor yang terus aktif melayani penumpang baik dari dan dalam Kota dengan menjalankan Protokol Kesehatan. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mencatat aktifitas di Terminal Jatijajar Kota Depok mengalami penurunan yang sangat drastis. Hal tersebut disampaikan Kabag Humas BPTJ, Budi Rahardjo, Senin (11/1).

BPTJ mencatat, data penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) periode 23 Desember 2019 sampai 7 januari 2020 datang 3.714 orang dan berangkat 17.519 orang.

Jika dibandingkan tahun ini, data penumpang AKAP periode 23 Desember 2020 sampai 7 Januari 2021, penumpang yang datang 200 orang dan penumpang yang berangkat 6.646 orang.

“Aktifitas penumpang di Jatijajar sangat menurun sejak Natal 2020 hingga awal tahun 2021, apabila dibandingkan tahun sebelumnya,” terang Budi kepada Radar Depok.

Selain itu lanjutnya, bila dilihat dari data yang ada sangat drastis penurunannya.

“Bahkan 50 persennya tidak ada. Tentu ini karena dampak dari pandemi yang menyasar seluruh sektor dan semua daerah,” tutur Budi.

Dirinya menjelaskan, terkait penerapan protokol kesehatan masih berlaku serta mengacu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 41 Tahun 2029. Seperti, penyemprotan disinfektan, pengukuran suhu tubuh, menjaga jarak dengan menurunkan kuota penumpang saat beroperasi.

BPTJ juga akan berkoordinasi dengan Satgas Kota atau Daerah, serta petugas terminal untuk melakukan pengecekan random rapid-antigen, mengacu pada Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Darat Dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Iya untuk rapid test antigen akan dikoordinasikan kepada satgas setempat,” ungkap Budi.

Sementara itu, pengelola PO Lorena yang ada di Terminal Jatijajar, Sukmawati mengaku bahwa jumlah penumpang sangat terdampak dengan adanya berbagai test yang akan diterapkan di terminal.

Ia menerangkan, tentunya hal tersebut sangat memengaruhi penumpang untuk mengurungkan niat menggunakan bus dan lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Sebab tidak sedikit pelanggan PO bus tersebut beralih menggunakan transportasi yang lebih aman dari pemberlakuan test yang digelar pemerintah.