Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Satelit Depok Perokok 14 Kali Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19

Perokok 14 Kali Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19

0
Perokok 14 Kali Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19
SOSIALISASI : UPTD Puskesmas Tapos adakan penyuluhan dalam gedung, terkait Covid-19.FOTO:LULU/RADARDEPOK
SOSIALISASI : UPTD Puskesmas Tapos adakan penyuluhan dalam gedung, terkait Covid-19.FOTO:LULU/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM-UPTD Puskesmas Tapos adakan sosialisasi kesehatan terkait resiko perokok terhadap terpaparnya Covid-19. Kegiatan ini dilakukan di ruang tunggu Poli umum. Berdasarkan hasil penelitian, perokok memiliki 14 kali lebih tinggi terinfeksi Covid-19.

Kepala UPTD Puskesmas Tapos, Trisna Setiawan menerangkan, berdasarkan penelitian dari Departement of Respiratory and Critical Care Medical Peking University First Hospital di Cina, perokok sangat rentan terinfeksi Covid-19.

“Dalam penelitian tersebut di sebutkan juga bahwa perokok memiliki resiko gejala 2,4 kali lebih parah apabila terinfeksi virus Covid-19,” ucapnya kepada Radar Depok.

Menurutnya, perokok bisa dikatakan lebih rentan terinfeksi karena beberapa faktor penyebab, seperti gangguan sistem imun dan saluran nafas.

“Karena paparan asap rokok tembakau maupun aerosol dari rokok elektrik, dapat melemahkan saluran pernapasan dan mengurangi kemampuan sistem imun tubuh dalam melawan virus,” terangnya.

Selain itu juga terjadi peningkatan Reseptor Angiotensin Converting Enzyme 2 (ACE2) yang menempel di permukaan luar organ tubuh.

“Ada dibeberapa organ, seperti paru, jantung, ginjal, dan usus. Reseptor ini jumlahnya semakin banyak pada perokok, sehingga lebih beresiko terpapar virus Covid-19,” jelasnya.

Tidak hanya itu, melalui merokok juga dapat meningkatkan komorbid atau penyakit penyerta. Karena merokok dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti, paru, jantung, ginjal, paru dan penyakit lainnya.

‚ÄúPenderita Covid-19 yang memiliki penyakit penyerta lebih mengalami dampak infeksi yang lebih berat. Karena, fungsi paru akan semakin menurun,” tegasnya.

Kebiasaan perokok memegang dan menyentuh mulut, dapat pula menjadi jalan masuk virus kedalam tubuh. (rd/tul)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Febrina