stok gas awal tahun
PERSEDIAN GAS: Petugas gas elpiji 3 kg saat di salah satu agen gas di Kota Depok. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
stok gas awal tahun
PERSEDIAN GAS : Petugas gas elpiji 3 kg saat di salah satu agen gas di Kota Depok. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Masyarakat Kota Depok tidak perlu khawatir akan persediaan gas di awal tahun. Karena persediaan gas dinilai normal setelah perayaan Natal dan Tahun Baru.

Ketua Hiswana Migas Kota Depok, Ahmad Badri mengatakan, persediaan gas di Kota Depok pada awal 2021 terbilang sangat normal. Pasalnya pada Desember lalu sudah ada tambahan 100 persen dari alokasi harian.

“Untuk menghadapi natal dan tahun baru ada tambahan sebesar 100 persen dari alokasi harian atau 66.000 tabung gas,” tuturnya kepada Radar Depok, Jumat (15/01).

Sehingga, Desember 2020 ada sebanyak 67.650 tabung gas. Kemudian untuk harga gas elpiji sendiri, masih seperti biasa. Agen menjual dengan harga Rp 14.500. “Kemudian menjual ke pangkalan HET seharga Rp 16.000,” jelasnya.

Sementara itu, agen gas di Jalan Curug, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Pano mengatakan hal serupa. Persediaan di pangkalan gasnya masih normal. “Masih normal karena pada libur natal dan tahun baru kemarin ada penambahan dari Hiswana Migasnya,” sambungnya.

Menurut Pano, apabila tidak ada penambahan di akhir Desember kemarin, mungkin harga dan stok gas elpiji bisa naik. “Kalau dari agen kami, juanya masih dengan harga normal Rp16.000,” tambahnya.

Kemudian, salah satu pemilik warung di daerah krukut, Neli Susanti mengatakan, dia masih menjual gas elpiji dengan harga normal seharga Rp 19.000.

“Untuk mendapatkan gas elpiji sekarang juga tidak susah. Jadi, normal-normal aja,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya