rumah afwan di sukmajaya
MENGENANG: Kediaman Afwan RZ, Pilot Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sebelum pindah ke Cibinong, Kabupaten Bogor. Letaknya di Jalan Majapahit I, No89 RT8/15, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (10/01). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK
rumah afwan di sukmajaya
MENGENANG : Kediaman Afwan RZ, Pilot Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sebelum pindah ke Cibinong, Kabupaten Bogor. Letaknya di Jalan Majapahit I, No89 RT8/15, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (10/01). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Siapa sangka. Ternyata Kota Depok menelurukan orang-orang hebat. Pilot Pesawat Sriwiajaya Air SJ 182, Kapten Afwan RZ di masa remaja pernah tinggal di Kota Depok. Tepatnya, di Jalan Majapahit I, No89, RT8/15, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. Semasa kecil dia biasa dipanggil Aan oleh teman-temannya, dan dikenal baik.

Sejak 1980, Afwan berdomisili di Kota Depok bersama empat saudara kandung, dan kedua orang tuanya. Dia, mengenyam pendidikan tingkat menengah pertama dan menengah akhir di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yakni SMPN 98 Jakarta Selatan, dan SMAN 38 Jakarta. Aan,  begitu sapaannya, merupakan anak keempat dari lima bersaudara.

“Anak pertama (Kakak Afwan) namanya Firdaus, yang kedua itu Rizal, Ketiga Tina, dan Keempat itu si Aan, dan yang bungsu itu Buyung,” ujar salah seorang teman kecilnya, Teguh Joko M di Jalan Majapahit I.

Teguh yang pernah mencari SMP bersama dan satu SMA dengan Afwan mengatakan, sang kapten pesawat tersebut merupakan anak yang baik, tidak pelit ilmu, dan religius. Dia sudah mempunyai impian menjadi salah seorang dengan profesi menerbangkan burung besar bertenaga aftur tersebut. “Memang sejak kecil si Aan ini ingin menjadi pilot,” jelasnya kepada Harian Radar Depok, Minggu (10/1).

Afwan semasa remaja layaknya anak-anak yang gemar bermain. Bahkan, kumpulan remaja yang tinggal di wilayah Jalan Majapahit punya suatu grup (geng) dengan nama unik. Mirip nama makanan berbahan dasar sayuran asal Kota Kembang, Bandung. Yaitu Keredok atau biasa disebut Kerumunan Remaja Depok.

“Kami punya grup bareng anak-anak lingkungan sewaktu kecil, namanya Keredok. Dan Aktif sampai sekarang,” beber pria berusia 56 tahun ini.

Saat tim Radar Depok menulusuri kediaman lama sang pilot tersebut, sempat berbincang dengan salah seorang tetangga yang masih mengenali sosok Afwan ketika tinggal disana, Ubaydillah. Dia menerangkan, Aan tinggal disana sejak SMP hingga akhirnya menikah dan memilih pindah. Rumah di Depok tersebut merupakan milik Almarhum orang tua dari Afwan. “Dia dari SMP, SMA, sampai sekolah pilot masih disini. Tetapi setelah ia menikah di tahun 1990-an, baru deh pindah,” terangnya.

Ubay, sapaannya juga mengaku bahwa sosok Afwan ini adalah orang yang baik. Rupanya, kakak dari Ubay itu teman baik yang berjarak tak jauh dari kediaman Afwan, hanya sekitar 6 rumah saja.

“Dia (Afwan) orang baik, baik banget. Ia teman kakak saya, kalau saya beda angkatan. Tapi memang di lingkungan dikenal kebaikannya. Saat ini rumah milik almarhum orangtuanya dikontrakan,” tuturnya.