Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Pendidikan PJJ Diakui Kemendikbud Menurunkan Kualitas Belajar

PJJ Diakui Kemendikbud Menurunkan Kualitas Belajar

0
PJJ Diakui Kemendikbud Menurunkan Kualitas Belajar
ILUSTRASI
anak belajar PJJ di rumah
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang berlangsung selama pandemi virus Korona (Covid-19), menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menurunkan kualitas belajar siswa.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud, Jumeri mengatakan, yang menyebabkan hal itu terjadi, lantaran materi pelajaran yang diberikan pada saat PJJ tidak sebanyak pada sekolah tatap muka.

“Secara akademis tentu ada penurunan hasil belajar siswa karena bagaiamanapun guru-guru kita memberikan materi tentu total materinya jauh di bawah situasi normal ketika anak-anak itu belajar tatap muka,” kata Jumeri.

Jumeri mengakui, materi pelajaran yang diberikan guru kadang-kadang belum tentu dapat dipahami siswa, seperti saat belajar tatap muka di sekolah.

“Apalagi ini, jarak jauh,” ujar Jumeri.

Selain itu, Jumeri menyebut sistem PJJ membutuhkan peran serta orangtua, keluarga, dan lingkungan sekitar siswa.

Tetapi, kadang-kadang orangtua siswa tidak dapat berperan banyak, karena memiliki keterbatasan seperti harus bekerja atau tidak mampu membimbing dan mendampingi anaknya belajar pada materi-materi pelajaran tertentu.

Untuk itu, Kemendikbud meminta para guru agar penilaian para siswa  tidak hanya didasarkan pada kemampuan siswa menjawab soal-soal yang diberikan.

“Tapi kesungguhan, motivasi, kedisiplinan anak-anak kita dalam mengikuti pembelajaran itu juga menjadi satu penilaian, itu bagian penilaian karakter,” kata Jumeri.

Para guru juga diminta membangun komunikasi dengan orangtua siswa untuk melaporkan kondisi belajar di rumah mereka masing-masing.

Pembelajaran jarak jauh sudah mulai diterapkan sejak Maret 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya