Beranda Metropolis Proyek Gagal Diajukan Lagi di Musrenbang di Limo

Proyek Gagal Diajukan Lagi di Musrenbang di Limo

0
Proyek Gagal Diajukan Lagi di Musrenbang di Limo
MEMBAHAS: Camat Limo Zaenudin bersama lurah sedang membahas persiapan Musrenbang tahun ini. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
proyek gagal diajukan lagi
MEMBAHAS : Camat Limo Zaenudin bersama lurah sedang membahas persiapan Musrenbang tahun ini. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kecamatan Limo Kota Depok mulai membahas materi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di 2021. Mulai dari realisasi proyek pembangunan infrastruktur dan non infrastruktur, yang nantinya akan direalisasikan 2022.

Camat Limo, Zaenudin meminta, kepada lurah menyampaikan kepada stakeholder diiikutsertakan kembali dalam musrenbang tahun ini. Itu agar menyiapkan data pengajuan tahun lalu, yang belum terealisasi akibat terkena Refocusing, untuk diajukan kembali.

Sesuai arahan dari Bappeda semua proyek yang terkena kebijakan penundaan atau pembatalan (Refocusing). Harus diajukan kembali pada musrenbang tahun ini.

“Saya berharap para lurah dapat menyampaikan ini kepada LPM untuk ditindaklanjuti kepada stakeholder peserta musrenbang,” ujar Zaenudin kepada Radar Depok.

Menurutnya, realisasi proyek pembangunan infrastruktur dan proyek pemberdayaan masyarakat, dalam alokasi pembiayaan proyek non infrastruktur tahun ini sangat sedikit terealisasi. Itu akibat dananya terpakai untuk penanggulangan wabah Korona.

“Hanya ada beberapa titik proyek yang terealisasi dan sisanya masuk daftar refocusing. Sesuai instruksi dari Bappeda semua ajuan proyek yang sudah disetujui tapi belum teralisasi, kembali diajukan pada musrenbang tahun ini” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Supian Derry mengatakan, akan menyampaikan instruksi ini kepada para ketua lingkungan, dan tokoh yang biasa diutus sebagai peserta musrenbang.

“Memang setelah saya telusuri, tidak banyak pengajuan baru dari tingkat lingkungan, rupanya para stakeholder juga berpendapat sama untuk memprioritaskan pengajauan yang sudah diketok palu tahun lalu. Meski begitu, kami tetap akan menyampaikan instruksi ini kepada para perwakilan lingkungan sebagai peserta musrenbang tahun ini,” tandasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya