juara lipsus januari 2021

juara lipsus januari 2021

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pandemi Korona (Covid-19) tak membuat Harian Radar Depok luntur dalam berkreativitas. Faktanya, mengawali 2021, Koran Depok Sesungguhnya lagi-lagi mampu mempertahankan juara Liputan Khusus (Lipsus) dalam kompetisi product quality Radar Bogor Group (RBG), Senin (11/1). Lipsus berjudul Janjian Berdarah di Instagram mendapatkan nilai 230 kemudian disusul Radar Karawang dengan nilai 200 dan Harian Metropolitan 190.

Saat zoom meetting rapat Triwulan IV RBG, Ketua Dewan Juri RBG, Riki Rahman menyebutkan, sejumlah produk yang dihasilkan anak perusahaan sudah memenuhi unsur investigasi. Hanya saja, dewan juri memiliki penilaian dari setiap lipsus.

“Kelebihannya Radar Depok ada investigasi, eksklusif dan how to get. Unsur tiga penilaian tersebut sudah dipenuhi,” singkat pria yang juga Pimpinan Redaksi Radar Bogor ini, kemarin (11/1).

Atas raihan ini, General Manager (GM) Radar Depok, Iqbal Muhammad mengatakan, mengawali 2021 yang baik, sudah kesekian kalinya Radar Depok meraih Lipsus Terbaik se-Radar Bogor Grup. Menurutnya, ini tak terlepas dari kerja keras redaksi yang ingin menyajikan lipsus secara koperehensif. Jadi, saat pandemi bukan jadi halangan redaksi dalam memberikan informasi yang terkini kepada pembaca.

“Alhamdulillah kami dapat hadiah di awal tahun 2021. Semoga kedepannya dapat mempertahankan kategori lipsus yang memang sudah menjadi langganan juara buat Radar Depok,” tegasnya.

Sementara, Redaktur Pelaksana (Redpel) Radar Depok, Fahmi Akbar menyebut, raihan ini merupakan sudah yang keempat kali Radar Depok  juara dalam kategori lipsus terbaik. Sebelumnya, pada Kamis (9/1/2020) Radar Depok mendapatkan juara lipsus terbaik, berjudul Jauhi Penyakitnya Bukan Orangnya.

Nah di tahun ini, sambung Fahmi, Radar Depok mampu mempertahankannya. Janjian Berdarah di Instagram, judul yang dipakai, karena di 2020 saat pandemi dan pembelajaran jaraj jauh (PJJ) malah menimbulkan masalah baru. Sampai-sampai, menimbulkan hilangnya nyawa pelajar. Mengangkat fenomena itu, akhirnya Radar Depok mengulik lebih dalam bagaimana hal ini bisa terjadi. “Kami juga mewawancarai pelaku kenapa bisa hal ini terjadi,” ungkapnya.

Tradisi Radar Depok mendapatkan juara lipsus, tak terlepas peran awak redaksi yang mau bergerak. Dan tingginya rasa kepo terhadap satu masalah. Kedepanya diharapkan kategori lipsus dapat dipertahankan.

“Kami walau koran lokal tak ingin hanya sekedar menyajikan yang ada. Kami ingin pembaca lebih cerdas dalam menyikapi suatu masalah di Kota Depok,” tegasnya.

Perlu diketahui, sejauh ini Radar Depok sudah empat kali secara berturut juara kategori lipsus Se-RBG. Pertama, 16 Juli 2018 judul Alamat Sama Nama Yayasan Beda, 15 Maret 2019 judul Toko Kosmetik Obral Obat G, 2 Desember 2019 judul Jauhi Penyakitnya Bukan Orangnya  dan terbaru 16 November 2020 judul Janjian Berdah di Instagram. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya