raffi ahmad manyun
Raffi Ahmad.
raffi ahmad manyun
Raffi Ahmad.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Raffi Ahmad Cs yang merayakan sudah divaksin Rabu (13/01), bebas dari jeratan hukum. Kepastian tersebut ditegaskan Polda Metro Jaya saat menyambangi Polres Metro (Polrestro) Depok, Senin (18/01).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyatakan, kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes), yang menyeret nama artis Raffi Ahmad Cs tidak terbukti.

Menurutnya, kehadiran Raffi Ahmad Cs dalam sebuah pesta tanpa mengenakan masker, tidak terbukti melanggar Pasal 93 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Unsur Pasal 93 tidak ada, karena memang hanya 18 orang di situ masuk dengan protokol kesehatan. Kami sudah periksa semua. Ada swab antigen,” ungkap Yusri di Polrestro Depok, Senin (18/01).

Mantan Kapolres Tanjungpinang itu mengungkapkan, Satgas Covid-19 sudah melakukan pemeriksaan di kediaman Richardo Gelael yang menjadi lokasi pesta Raffi Ahmad Cs. Selain itu, orang-orang yang menghadiri pesta itu juga sudah dimintai keterangan.

“Sudah melihat langsung. Itu kegiatan privasi yang dilakukan 18 orang-orang terdekatnya semua. Semua sudah kami ambil keterangan,” katanya.

Raffi Ahmad ramai diperbincangkan di media sosial, usai mengunggah momen bersama teman-temannya tanpa menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam sebuah pesta. Sebelum memamerkan foto-foto di pesta itu Raffi sempat menerima suntikan vaksin Covid-19 di Istana Merdeka, Rabu (13/01).

Suami Nagita Slavina itu disuntik vaksin bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, pesta di rumah Ricardo Gelael itu juga dihadiri Gading Marten, Anya Geraldine, komedian Uus, Once Mekel, hingga Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Usai foto-foto tersebut viral di media sosial, pihak Istana Negara langsung menegur Raffi yang dianggap keluyuran setelah divaksin Covid-19.

Kendati demikian Sultan Andara ini tetap akan menjalani sidang perdata di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Rabu (27/1) pekan depan.(rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya