sistem parkir ramah lingkungan
ZOOM MEETING : PT Rapik Karya Mandiri sedang melakukan zoom meeting bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Samsat DKI dalam membahas sistim parkir terintegritas. FOTO : ISTIMEWA
sistem parkir ramah lingkungan
ZOOM MEETING : PT Rapik Karya Mandiri sedang melakukan zoom meeting bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Samsat DKI dalam membahas sistim parkir terintegritas. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dalam langka membantu Pemerintah untuk mencegah pencemaran udara lewat emisi kendaraan bermotor, PT Rapik Karya Mandiri, kini sedang mengembangkan sistim parkir yang terintegrasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kantor Samsat Daerah. 

Direktur Utama PT Rapik Karya Mandiri, Irfan Januar mengatakan, nantinya sistem parkir di perusahaan miliknya dapat membantu Pemerintah dalam menekan polusi udara dari kendaraan bermotor. 

“Jadi ketika sistem kami terkoneksi dengan Aplikasi Programing Interface (API) milik Dinas Lingkungan Hidup, sistem kami akan dapat membaca kendaraan mana yang sudah dan belum melakukan uji emisi, ” kata Ketua Asosiasi Pengelola Parkir Seluruh Indonesia (Aspeparindo) ini, Sabtu(23/01). 

Dia mengungkapkan, sistem parkir mereka akan memberikan tarif beserta sanksi maksimal sesuai peraturan daerah yang berlaku pada kendaraan yang terbaca sistem belum melakukan uji emisi. Sedangkan bagi kendaraan yang sudah melakukan uji emisi, akan dikenakan tarif normal sesuai peraturan. 

“Lewat sistem cerdas kami ini, orang – orang akan lebih terdorong untuk melakukan uji emisi kendaraan, karena kalau tidak, kendaraan mereka akan terbaca sistem kami,” bebernya. 

Dia menjelaskan, selain dapat membantu pemerintah dalam menekan polusi udara daru emisi kendaraan, sistem parkir miliknya juga digadang mampu memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor pajak.  Sebab, sistem mereka juga mampu membaca kendaraan yang belum membayar pajak. Dengan demikian sistem akan menerapkan tarif parkir tinggi secara otomatis kepada kendaraan tersebut. 

“Dengan sistem ini, pemilik kendaraan akan membayar pajak kendaraan tepat waktu dan pendapatan pemerintah akan meningkat,” terangnya. 

Irfan yang merupakan putra daerah Kota Depok ini mengatakan, saat ini perusahaannya sedang menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengaplikasikan sistim parkir tersebut. Dia berharap, perusahaannya bisa membantu Pemerintah Kota Depok untuk mencegah peningkatan polusi dan memaksimalkan PAD-nya. 

“Saya berharap sistem ini bisaa dipakai di Depok agar lebih maju, berbudaya dan sejahtera sesuai moto walikota kita,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya