Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Utama RSUD Tambah 13 Kasur Pasien Covid-19

RSUD Tambah 13 Kasur Pasien Covid-19

0
RSUD Tambah 13 Kasur Pasien Covid-19
DIVAKSIN: Tenaga Kesehatan di wilayah Puskesmas Cilodong mulai diberikan vaksin Sinovac, pada Sabtu (16/01). FOTO : ISTIMEWA
kelanjutan pemberian vaksin depok
DIVAKSIN : Tenaga Kesehatan di wilayah Puskesmas Cilodong mulai diberikan vaksin Sinovac, pada Sabtu (16/01). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok akan menambah sembilan ruang ICU dalam dua minggu ke depan, terdiri dari delapan ICU dewasa dan satu ICU anak. Selain itu RSUD juga akan menambah kasur bagi pasien Covid-19 sebanyak 10 hingga 13 kasur.

Dirut RSUD Kota Depok, Devi Maryori menyebutkan, selain ICU pihaknya juga akan menyiapkan laboratorium PCR sendiri dalam upaya menghadapi lonjakan kasus, dan tidak mengandalkan Labkesda. Alat-alatnya sudah diuji fungsikan, meski masih dalam tahap menunggu rekomendasi.

“Kami bertahap, dari awalnya dua ICU saja, tambah jadi lima, lalu minggu lalu tambah lagi jadi 6 ICU. Kalau sekarang yang berfungsi baru 6, kami masih menunggu katalog,” ungkap Devi kepada Radar Depok, Minggu (17/01).

Ia menegaskan, akan segera follow up agar cepat keluar rekomendasi tersebut. Nantinya satu alat PCR disiapkan, sekali running bisa sampai 48 spesimen. Sementara penambahan kasur untuk pasien covid-19, akan diselaraskan dengan jumlah sumber daya manusia.

“Penambahan rencananya dari 125 bed menjadi 135-138 bed. Saat ini tersisa 6 bed dari 125. Tetapi karena ada Nakes kami yang terpapar maka dari itu belum bisa optimal semuanya,” lanjutnya.

Ia menilai, dalam penanganan pasien Covid-19 diperlukan pengawasan ekstra. Akibat permasalahan pernafasan yang ada karena virus Korona, untuk pengawasan saja pihak RSUD membutuhkan satu perawat untuk merawat empat pasien.

“Kalau pasien untuk pengawasan satu banding empat. Kalau ICU itu satu banding satu, dan bila pasien tidak butuh pengawasan perbandingannya 1 banding 7,” tandasnya.

Terpisah, salah satu Puskesmas yang sudah melakukan pemberian vaksin Sinovac kepada sejumlah Nakes sebagai antibodi dari virus Korona, yakni Puskesmas Cilodong.

Kepala Puskesmas Cilodong, Dharma Ningsih menjelaskan sebanyak 13 Nakes yang terdiri dari 11 Nakes Puskesmas Cilodong dan dua Nakes yang berada di wilayah puskesmas telah dilakukan vaksinasi Sinovac, pada Sabtu (16/01), adapun yang diterima sekitar 80 dosis vaksin.

“Tahap awal kami prioritaskan Nakes dulu, kemarin sudah kami suntikkan 12 Nakes dari jumlah 13. Karena satu Nakes terhalang akibat darah tinggi yang menyebabkan ditundanya penyuntikan,” jelas Dharma kepada Radar Depok, Minggu (17/01).