ruang meeting hotel hanya
TERAPKAN PROKES: Hotel Santika Kota Depok, melakukan pengecekan suhu badan kepada pengunjung sebelum memasuki wilayah Hotel Santika, beberapa waktu lalu. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
ruang meeting hotel hanya
TERAPKAN PROKES : Hotel Santika Kota Depok, melakukan pengecekan suhu badan kepada pengunjung sebelum memasuki wilayah Hotel Santika, beberapa waktu lalu. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Angka kasus positif Covid-19 yang tidak kunjung turun, menjadikan Kota Depok menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sejak 11 hingga 25 Januari 2021.

Terkait hal itu, GM Secretary Ic Marcomm Hotel Santika Depok, Riri S Setiowati mengatakan, untuk hotel kembali menerapkan konsep awal di masa pandemi Covid-19.

“Kami mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah di masa PPKM ini,” tutur Riri kepada Radar Depok, Selasa (12/01).

Lanjutnya, berdasarkan peraturan yag ditetapkan, jumlah yang menggunakan ruang meeting hanya 25 persen. Sebelumnya, aturan yang ada bisa sampai 50 persen.

“Sebelum PPKM, kami sempat dapat aturan ruang meeting bisa dipakai sebanyak 50 persen,” lanjutnya.

Dari segi pengunjung dan juga jumlah kamar, masih sama seperti peraturan sebelumnya.

“Untuk pengunjung memang kami berkurang. Karena mungkin banyak orang yang kurang tertarik datang ke hotel karena pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Pihaknya juga selalu menerapkan protokol kesehatan dengan pembatasan jaga jarak. Karena kebanyakan costumer by reservasi. Jadi, jarang terjadi penumpukan orang yang datang. Dia berharap, pandemi Covid-19 bisa cepat berlalu, dan ekonomi segera pulih.

“Kami berharap ekonomi bisa segera pulih. Khususnya untuk sektor wisata,” ucapnya.

Sementara itu, Owner Restoran Oyeso, Desita Rahma Putri yang berada di Jalan GDC, Desita Rahma Putri mengatakan, terkait PPKM, menurutnya, banyak masyarakat yang belum taat peraturan yang diberikan pemerintah.

“Kalau kami ikuti sesuai aturan. Tapi yang kami lihat, masih banyak restoran yang melanggar,” tuturnya kepada Radar Depok.

Menurutnya, dengan diadakannya PPKM, membuat omset menurun. Pasalnya, restoran Oyeso sendiri baru buka pukul 15:00 wib.

“Biasanya kami buka dine in sampai pukul 21:00 wib. Karena memang malam hari itu adalah jam-jam ramai. Jadi sangat berpengaruh ke omset banget,” ungkapnya.

Dia meminta, peraturan bisa dikaji lagi. Karena, belum tentu restoran yang buka di siang hari tidak menimbulkan keramaian dan membuat penyebaran Covid-19.