Ujung-ujungnya Keket Direhabilitasi Delapan Bulan

In Utama
catherine wilson baju hitam
Catherine Wilson.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Keinginan Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, yang awalnya ingin memenjarakan artis serta model papan atas tanah air Catherine Wilson alias Keket, berubah haluan. Rabu (6/1), Keket bersama Jumaidi yang terjerat kasus kepemilikan narkotika jenis sabu, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Depok selama delapan bulan rehabilitas, di Lido Sukabumi.

Hal tersebut diungkapkan JPU yang menangi perkara kepemilikan narkoba Keket, Rozi Juliantono, usai menggelar sidang lanjutan  secara virtual di Pengadilan Negeri Kota Depok, Rabu (6/1).

“Kami menuntut 8 bulan menjalani rehabilitasi. Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba, dan melanggar sesuai dengan Pasal 127 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika,” terang Rozi usai melangsungkan sidang.

Sementara, dilokasi yang sama, Kuasa Hukum Terdakwa, Verna Wahono menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus berupaya dalam meringankan hukuman bagi kliennya. Hal ini dikarenakan Keket bersama Jumaidi sudah menjalankan masa tahanannya beberapa waktu.

“Pasti akan berupaya agar klien kami mendapat hukuman yang ringan dari tuntutan. Klien kami mengikuti dengan baik seluruh proses hukum yang berjalan dengan baik, makanya kami akan meminta untuk pengurangan waktu rehab lebih sebentar,” terangnya.

Menurutnya, ada satu pasal yang memberatkan kliennya dengan didakwa sebagai pengedar, tentu hal tersebut tidak benar. Karena kliennya sudah mengakui sebagai pemakai selama dua tahun terakhir, bahkan beberap waktu pernah berhenti.

“Kalau didakwa pasal pengedar itu salah besar. Tidak ada unsur atau bukti yang membuat kliennya sebagai pengedar. Jadi pasal itu dihilangkan saat pembacaan penuntutan,” tambah Verna.

Kuasa hukum menilai, kliennya yang sebagai pecandu, sangat tepat jika di rehabilitasi. Agar ada pembinaan perbaikan diri dalam masa rehabilitasi. Menurutnya, hukuman yang paling sesuai untuk pemakai atau pecandu adalah rehabilitasi. Hal ini sesuai dengan himbauan dari pemerintah, agar antisipasi penyalahgunaan narkoba bisa berjalan maksimal.

Sementara, Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga W M mengatakan, pihaknya siap, jika pelaku bersama kuasa hukumnya melakukan langkah hukum atas putusan tersebut. Tentu pihaknya juga akan melakukan hal serupa dengan lakukan banding.

“Kami terima dengan hasil putusan. Kami siap kalau ada langkah banding dari kuasa hukum pelaku. Waktunya selama 7 hari,” tandas Herlangga.

1 of 2

You may also read!

nana sobarna di media center

Walikota dan Wawali Terpilih Ditetapkan 20 Januari, Tapi…

MEDIA CENTER : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat di Ruang Media Center, Sekretariat

Read More...
koperasi depok terima bantuan

60 Koperasi Terima Bantuan Permodalan

SOSIALISASI : Kepala DKUM Kota Depok, Mohammad Fitriawan saat menggelar sosialisasi bantuan permodalan bagi koperasi,

Read More...
minisho kasih diskon

Lagi, Miniso Kasih Diskon hingga 70 Persen

SALE : Miniso cabang Margocity berikan sale hingga 70 persen untuk produk kesayangan konsumen. FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu