Beranda Utama Waktu Habis, 3.821 Nakes Depok Belum Divaksin

Waktu Habis, 3.821 Nakes Depok Belum Divaksin

0
Waktu Habis, 3.821 Nakes Depok Belum Divaksin
ARNET/RADARDEPOK DAMPINGI : Walikota Depok Mohammad Idris dampingi Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat menjadi orang pertama di Kota Depok, menerima Vaksin Sinovac saat Launching Penyuntikan Vaksin Sinovac di RSUI, Kamis (14/01).
vaksin perdana
DAMPINGI : Walikota Depok Mohammad Idris dampingi Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat menjadi orang pertama di Kota Depok, menerima Vaksin Sinovac saat Launching Penyuntikan Vaksin Sinovac di RSUI, Kamis (14/01). FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hari ini merupakan terakhir seluruh tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Depok divaksin. Nyatanya hingga kemarin (26/1), masih ada sekitar 3.821 nakes belum disuntik penawar anti Virus Korona (Covid-19). Padahal, vaksin merek Sinovac tersebut sudah turun kembali sebanyak  6 dus atau 11.140 vial.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, sejak awal pelaksanaan vaksinasi pada 14 Januari hingga 25 Januari, sebanyak 5.923 Nakes sudah divaksin.  “Dari sasaran 11.127 Nakes yang akan divaksin, sudah lima ribu lebih yang divaksin,” katanya kepada Harian Radar Depok, Selasa (26/1).

Dia mengungkapkan, ada beberapa nakes yang ditunda pelaksanaan vaksinasi dengan alasan medis, seperti gangguan kesehatan. “Ada 686 nakes yang ditunda untuk vaksin karena sedang demam dan kurang vit, jadi harus ditunggu sampai sembuh baru bisa divaksin,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Nova, ada juga nakes yang tidak bisa divaksin sama sekali. Jumlahnya mencapai 697 orang. “Tidak bisa, karena mereka ada yang hamil, auto imun, jantung, hipertensi,” bebernya.

Dia menambahkan, masih ada 3.821 nakes lagi yang akan divaksin. Maka dari itu, pihaknya kini tengah mengupayakan seluruh sasaran vaksin bisa divaksin sampai waktu yang ditentukan. “Kita upayakan tanggal 27 ini semua nakes sudah divaksin, sebab tanggal 28 kami sudah harus melaksanakan vaksinasi tahap ke dua,” tegasnya.

Sementara, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali menerima Vaksin Sinovac sebanyak 6 dus atau 11.140 vial pada Selasa (26/1). Vaksin yang didistribusikan dari Pemprov Jawa Barat itu, tiba di Gedung UPTD Instalasi Farmasi Kota Depok, di Balaikota sekira pukul 14:55 WIB, dengan menggunakan truk pos logistik.

Novarita menyebut, 11.140 vial vaksin Sinovac tersebut merupakan pendistribusian tahap pertama termin kedua. “Ia (tiba), itu vaksin tahap pertama termin ke dua. Untuk jumlahnya sama seperti termin yang pertama, sebanyak 11.140,” ucap dia.

Dinkes akan segera mendistribusikan kembali vaksin tersebut ke fasilitas kesehatan (faskes), yang telah ditentukan pemerintah. “Sementara kami simpan dulu di Gedung Farmasi. Baru nantinya kita distribusikan kembali ke faskes-faskes yang ada,” pungkasnya.(rd/dra)

 

Fakta dan Data Soal Vaksininasi :

Tahap Pertama :

  • 140 vial

Suntik Pertama :

  • 14 Januari

Suntik Kedua :

  • 28 Januari

Yang Sudah Divaksin :

  • 923 nakes

Yang Belum Divaksin :

  • 821 nakes

Rincian Belum Vaksin :

  • 687 naskes tidak bisa divaksin
  • 686 nakes tunda vaksin

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar 

Editor : Fahmi Akbar